4.6.10

Dunia Fantasi (Dufan)

Wow! Akhirnya ada juga liburan yang menyenangkan di hari libur panjang gue ini. Dan tempatnya adalah Dufan! Tanggal 31 Mei 2010 kemaren, karena harga tiket dufan yang promosi 50% bila membawa STNK, berangkatlah perintilan anak-anak SMAN 61 yang IPA untuk bersenang-senang. Teman-teman gue yang ikut; Augrit, Nathea, Ian, Anin, Mono, Dozer, Fadhil, SBK, Fahmi, Ayunda, Uci, Suci, Adiknya ayunda, Liza, Risa, Dinichan, Yulia, Aboy, dan Widya!

DUFAN!!

Kami serombongan berangkat via busway tercintah yang harganya cukup ekonomis. Dari halte kampung melayu yang rencananya ngumpul jam 8an akhirnya baru berangkat sekitar pukul 9. Harga tiket Rp 3500,- dan sekitar setengah jam langsung sampai di Halte Dufan. Bayar tiket lagi untuk masuk ke ancol seharga Rp 13000,- terus kita langsung jalan menuruni halte untuk sampai ke gerbang menuju Dufan!

busway gandeng di halte ancol

perintilan anak-anak menuruni halte

Pas nyampe, kita semua berkumpul untuk mengumpulkan uang sekitar Rp 60000,- /orang beserta STNK dengan fotokopinya. Setelah setengah jam wakil kami mengantri, akhirnya kami memulai awal misi kami semua, yaitu do-fun at Dufan! Horraaay!

Pertama-tama tujuan kami semua adalah : Kora-kora
Karena gue udah sering naik ini, dan permainan ini adalah permainan wajib yang harus dinaiki setiap pengunjung dufan, makanya kami seperintilan serta merta langsung menyerobot antrian. Hanya setengah jam mengantri kami semua langsung bisa menaiki wahana gila ini. Yah, walaupun gue udah sering naik tapi tetep aja setiap turun dari wahana ini badan gue bergetar, mual, pusing dan kembung. Saat di wahana kaki bergetar saat kemiringan 90 derajat, tetep aja nggak mau lepas pegangan, walaupun gue tau safetynya oke. Tetep ajaa, gue paling takut sama kora-kora -____-

Kora-kora

saat mengantri kora-kora dengan bahagia

dimulai -__-

mulai miring kora-koranya

efek kebahagiaan tak terhingga naik kora-kora -__-

yaa halo yang di bawah, ini lurus banget deh

efek koraw

Permainan selanjutnya: Journey to the center of the earth.
Permainan ini sengaja di pilih karena sebagian besar dari anak-anak perintilan menderita kembung, mual, pusing dan perut sakit akibat kesenengan naik kora-kora. Wahana yang satu ini semacam simulasi gitu. Tau film ini nggak? Kalo nggak tau, bisa baca di postingan gue sebelumnya yang ini. Nah di film ini banyak adegan kereta dan adegan jatuh-jatuh kayak roller coaster gitu. Jadi, nanti kita di wahana ini duduk kayak di kursi bioskop, terus nonton di kursi yang ada vibratornya. Bangku depan khusus untuk orang jantung lemah dan ibu hamil, sengaja getarannya dikurangi. Yang belakang untuk orang-orang normal.
Dan selama di wahana ini, gue merasakan nikmatnya AC serta kenyamanan kursi. Lumayan tiduran setelah capek-capek berpanas ria di luar buat ngantri sama ngilangin sakit perut abis naik kora-kora haha.

Permainan berikutnya: Star Wars.
Selesai sholat, kami para perintilan melihat wahana ini sangat sepi dan tanpa antrian. Yaudah langsung aja kami semua jalan lurus masuk ke dalam. Yah, keseluruhan bisa buat ngadem lah. Tapi gue nggak minat sama permainan ini. Cuma membuat jari capek dan nggak ada tantangannya sama sekali. Membosankan!

booo

Selanjutnya kami beristirahat untuk makan sejenak di : McD yang tersohor sebagai makanan paling efektif ketika di dufan. Mengantrilah kami para perintilan. Saking laparnya gue udah nggak memerdulikan panasnya cuaca di luar sana. Yang penting makan!



Selanjutnya, kami yang sudah kenyang berniat menaiki wahana dasyat yang ada di depan restauran mcd berada, tapi mengingat kondisi lambung kami yang penuh serta putaran wahana yang bisa berefek pusing, kami undurkan niat, nggak jadi aja deh.

nggak jadi naik ini

Lalu, kami pergi ke wahana yang paling asyik dan ahoi: Mobil Senggol atau nama kecenya Bom Bom Car.
Antrian di wahana ini panjaaaaaaaang banget, tapi karena sekali masuk banyak jadi kita bersedia mengantri lama. Dan hasilnya, memang seru bangeet!! Pas bermain, kloter pertama yang bermain anak perintilan semua! Saling menabrak mobil satu sama lain, ketawa rame-rame, seruuu banget! Pengen lagi deh rasanya :')

anak-anak perintilan semuaa :D

wooosh

Terus, kami semua mengantri di wahana : Arung Jeram.
Antriannya sangat panjaaang, udah gitu pas ngantri nanti diatas kita kayak ada embun embun nggak jelas buat apa yang akhirnya membuat kita semua basah kuyub kayak kena hujan. You know, sebelum naik arung keram kita semua udah lepek kena air nggak jelas yang ada pas ngantri. Oh ya! Selamatkan jam tangan kalian semua pas ngantri, selamatkan rambut anda semua juga, tutupi dengan topi atau jangan lupa bawa payung. Karena efek embunnya bener-bener kayak hujan.
Ngantrinya lama dan panjang, sekitar satu setengah jam dan mainnya juga nggak nyampe tiga menitan. Membuat baju basah seperti layaknya habis mandi. Untungnya pas ngantri kita semua bercanda gurau main teka teki nggak jelas dari Yulia, Widya dan kawan-kawan. Untung gue sama kalian semuaa :)

Arung Jeram

basah tapi tetep gaya

gaya dulu

Setelah kita semua berbasah-basah ria menaiki arung jeram, lalu kami semua serempak pergi ke musholda untuk melaksanakan shalat ashar dan pergi ke wc terdekat untuk berganti pakaian dengan pakaian kering yang sudah kami siapkan dari rumah.

Sebenarnya gue pengen banget naik wahana Komidi Putar, apalagi kami selesai berganti baju sudah memasuki pukul setengah enam sore, yang mana keadaan sudah mulai gelap dan lampu-lampu dufan mulai dinyalakan. Impian gue banget di foto di atas komidi putar. Tapi sayangnyaaaa, semua anak-anak perintilan nggak pada pengen naik komidi putar, malah pada pengen naik wahana yang paling nggak gue pengen naikin, yaah, wahana bencana alam atau Tornado


tornado

Dengan ogah-ogahan gue ikutan sebagian kelompok anak-anak yang dengan gegap gempita mengantri di antrian tornado yang panjaaang banget. Sebagian lagi pergi ke wahana Ontang Anting. Yah, selama satu jam lebih kami mengantri untuk Tornado. Pas mau naik, rasanya gue takut banget kalo misalnya gue kelempar apa gimana gitu dari Tornado, terus gue masuk tv di berita paginya.. yaah intinya gue takut banget naik tornado, takut mati. Tapi ternyataa, safety beltnya aman banget. kenceng TOP deh. yah, agak longgar dikit sih, tapi kayaknya emang di sengaja gitu, nanti ada bagian kita di puter empat kali kayak jagung, dan di bagian itu nanti kita dihentiin tiba-tiba! wah di bagian itu gue mau mati rasanya, kaget bangeeet!!! parah deh, serasa mau di lempar aja sama wahana itu.

siap-siap

di putar balik kayak jagung. kalian liat gue di mana?

Setelah naik tornado, kami semua langsung pergi ke musholla terdekat untuk melaksanakan ibadah shalat maghrib dan isya. Setelah itu kami semua yang notabene pengunjung terakhir dufan tidak lupa untuk berfoto-foto di mana saja yang tempatnya bagus untuk di foto.


Setelah puas berfoto, kami semua kembali menuju halte busway, menaiki lorong-lorong halte, naik busway tercinta dan berpisah dengan teman-teman sekolah ke rumah masing-masing.

menuju halte

menaiki lorong halte

keluar dari Ancol

menunggu kedatangan busway

di atas Busway

Entah kenapa, walaupun kelihatannya wahana yang kami naiki sedikit, tapi entah kenapa hari itu rasanya menyenangkaaaan banget. Biasanya gue nggak bisa have fun begini kalau ke dufan. Tapi emang beda ya, apalagi kalau misalnya pergi dengan teman-teman sendiri :)

Ps : Gue berharap bisa pergi rame-rame kayak gini lagi, kawan :) ajak ajak aku lagi yaaaaaaaaw :D


2 s'inscrire:

Xlafhid said...

Makasih koma... Hehehe...

andry said...

seru banget pasti kalo ke dufan rame2 :)