23.12.11

Mendekati minggu-minggu UAS di semester tiga. Seriusan nggak kerasa, bentar lagi gue udah mau tingkat tiga aja. Sepertinya ilmu yang gue pelajarin di kuliah masih kurang cukup untuk jadi bekal nanti buat bekerja. Nggak usah muluk-muluk deh, pelajaran yang dipelajari aja masih kurang ngerti-- bahkan kadang nggak sama sekali, cuma demi ujian aja.

Dalam kepenatan kuliah dan kebingungan akan masa depan, gue terus menjalani hari-hari seperti biasanya. Ada banyak perubahan yang gue lakukan, ada banyak jalan baru yang gue tempuh. Gue berusaha merubah diri gue yang dulu menjadi sosok yang baru, yang lebih baik.

Anyway, dua hari yang lalu gue pindah kamar ke yang lebih besar daripada yang lama. tepat bersebelahan dengan teman baruku yang baik dan pengertian, namanya Tammi. Dari dia, gue banyak mengetahui hal-hal baru dan informasi baru. kita setiap hari berdiskusi mengenai banyak hal dan itu membuat wawasan gue bertambah dan kritis. nggak cuma gosip, kita juga mempertanyakan kenyataan yang terjadi pada kita, negara, kampus, dan lainnya.

Berita menggembirakan lainnya, gue mendapatkan anak kucing anggora bermata matahari-- kuning menyala berbentuk sang surya. bulunya belang tiga dan suaranya halus. bibirnya merah muda dan makannya lahap, minta tambah terus. sudah tiga hari bersama gue di kamar baru ini. walaupun sibuk dengan persiapan UAS yang mengerikan, kasih sayang gue tumpah ke anak kucing ini. Rasanya senang bisa belajar mencintai dan menyayangi :)

Sekian dulu ya laporan singkatnya. Doakan UAS gue lancar jaya dan maksimal.
Salam :3

6.12.11

V.L

Olla, Tuesday morning.

Report live from my current condition: I'M VOICELESS!
I have a big big tonsilitis on my throat that I can't speak out normally. It feels hurt so much till' I won't to fall asleep because if I woke up, this feeling will getting much worse.

This condition shouldn't happen if I could controll my way to eat which enter anything on to my mouth.
SO THIS IS IT.
voiceless.

ps: my stories being commitee 34th JGTC will be shared soon, I'm sick now. Hardly to stand this up.

10.11.11

FREAK

Gue kadang berharap ada seenggaknya satu orang yang akan (nantinya) setia di sisi gue. Bukan dalam ikatan pernikahan atau keluarga, bukan juga teman.

Secara pribadi walaupun gue nggak berniat menentang aturan agama, gue nggak mau menikah. Udah gue state beberapa kali di blog ini, setiap tahun. Nggak tahu ada dilemma apa dahulu kala dengan gue, cuma 'mungkin' gue udah muak dan nggak percaya lagi dengan kepercayaan orang-orang yang berwujud palsu (if you knew what I mean).

Sejujurnya, gue nggak interest dengan hubungan romantisme apapun bentuknya. I'm not kind of people who like it. Still, restate that I'm normal. Bisa dibilang freak kesibukan dan terlalu takut diperhatiin orang. masochist dalam artian mental. really I should go to pschyatrist someday.

Tapi yang gue berikan ke orang lain adalah kebalikan dari yang gue inginkan. Gue seneng banget merhatiin seseorang, peduli dengan mereka, tapi udah. segitu aja, no further relation. spreading signal 'wanna make a friend with me' to anyone besides me. anyone! gue gila interaksi sosial, dan kadang merasakan disonansi teramat sangat karena udah trade off dengan waktu yang berharga.

dan sampai sekarang masih 'terlalu peduli' dengan orang yang nggak peduli sama sekali dengan diri gue, mau gue mati kek hidup kek ngapain kek, dia nggak peduli. tapi setiap detik waktu luang berharga yang gue punya, entah kenapa yang gue ketik di bb adalah nama dia. gue yakin ini namanya kutukan. dan gue selalu berusaha ngobatin diri, tapi ya gitu-gitu aja. bolak-balik suka terus benci terus suka lagi.

Yah tapi semua berubah. hampir semua keadaan diatas entah bagaimana caranya kini berangsung-angsur berubah. Walaupun masih belum bisa tertawa lepas di semester tiga ini, gue mau menyusun puzzle kehidupan yang diberikan Allah dengan santai. menikmati diri gue apa adanya dan mau tahu sampai kapan prinsip yang gue pegang ini bisa runtuh (dan siapa yang berhasil meruntuhkannya)

Isn't like a game, huh?

9.11.11

DOCDAYS 2011 and 34th JGTC

Good night, November :)
It’s been ages since I last write on this blog. Too many things went in and went out, took lots of moments of my life.

Rasanya senang banget bisa log in di blogger dan punya waktu untuk menulis sobekan kisah kuliah gue, setelah kemarin-- akhirnya! gue selesai menjalankan mid-test di semester tiga yang subhanallah melelahkan dan makin lama makin complicated.

*Brainstorming sebentar*

Memasuki awal semester kemaren, gue akhirnya memutuskan untuk nggak ambil full sks kuliah dikarenakan kecerobohan gue yang nggak bisa nolak nafsu daftar kepanitiaan. Untungnya, gue memberanikan diri untuk mundur mengikuti tahap seleksi selankutnya dari SEA GAMES, walaupun dengan penyesalan yang amat sangat.

Walaupun SKS udah didrop, walaupun jadwal kuliah udah jadi kosong.. tetep nggak bisa ya seorang anak FEUI gabut. Gue jadi hormat sama mahasiswa/i yang gabung HMAGA (himpunan mahasiswa gabut) yang di FEUI. Gue, personally, waktu tidur 8 jam aja, udah sangat-sangat berarti. Kalau emang bisa tidur selama itu, di hari biasa, biasanya bakalan bangun dengan perasaan bersalah, stress, dan panik. Dan untuk tiga hari kedepan adalah waktu emas gue untuk tidur sepuas-puasnya tanpa merasa bersalah.

Anyway.. nggak juga sih.

Minggu depan, gue akan memulai dua acara penting yang gue panitia-in.

DOCUMETARY DAYS 2011
singkatnya adalah acara kompetisi pembuatan film dokumenter dan pemutaran film-film dokumenter.
Dimulai tanggal 14-15th Nov di auditorium FEUI,18th Nov di CCF Salemba, dan malam penganugerahannya 19th Nov di atamerica, Pacific Place Jakarta.

aren't we great? benar-benar kerja keras banting tulang muter otak buat ngerjain segala urusan kepanitiaan. tapi semuanya dilakukan dengan hati senang, apalagi kalau lihat senin nanti acaranya bakalan bagus dan sukses. Di acara ini gue jadi vice coordinator Sponsorship. benar-benar pengalaman baru dan luar biasa hebat. Jadi punya banyak relasi dan link, bisa ngehandel marketing perusahaan, dan jadi akrab dengan para PI :")

34th JAZZ GOES TO CAMPUS-- Jazz The Way It Is
Nggak usah dijelasin, udah tau apa kan ya? :)
Update terheboh yang bikin gempar adalah betapa memang kerennya panitia acara ini!
You must know it, we CAN bring NOUVELLE VAGUE from France to perform on our stage!
Great? Ya kaaaan. walaupun sangat sibuk sebagai Jazz Communion yang ngurusin roadshow ke Bandung dan Lampung, walaupun dosen koperasi gue, Bu Suyanti marah-marahin gue kenapa ikut acara jazz, gue nggak masalah. It was worth even one second.

 --------------
Jadi, tanggal 13 nanti sampai akhir minggu gue akan jadi dual agent. Acara roadshow dan DocDays dimulai berbarengan. Gue harus stay di Bandung karena itu adalah main event divisi gue dan syukurlah di docdays gue hanya orang di balik layar. Tapi nggak pengen ninggalin DocDays setelah ngelihat sinopsis film-film yang akan diputar besok senin. Ini ulasan sinopsis yang akan ditayangkan di Screening In FEUI

SINOPSIS FILM
SCREENING IN DAY 1
14th NOVEMBER 2011
Pluralism Within The Culture
  • God is Love (75”)
Karena Tuhan adalah cinta, dan memang ada di tiap diri manusia. Menceritakan tentang perjalanan cinta pasangan suami istri  bernama Ali Aulia dan Jacky Veimilawaty. Alia beragama Islam, sedangkan Jacky dibesarkan oleh ayah yang seorang Hindu dan ibu yang seorang Katolik. Dengan pembelajaran yang begitu panjang untuk saling memahami, menghormati dan menghargai perbedaan satu sama lain dan tentunya juga meyakinkan keluarga besar serta kayakinan yang begitu kuat akhirnya mereka pun dapat menikah dengan tiga tata cara keyakinan.

  • Trunyan, Scent of Dead (22")
Kehidupan Pulau Trunyan di Bali begitu unik dan memiliki intrik tersendiri. Ketika mayat yang lazimnya dikubur atau dikremasi hanya dibaringkan dibawah pohon yang mengeluarkan wangi, pohon , dan asal-usul dibalik kebiasaan ini.

  • Kala Lereina (14")
Kala Lereina lahir dari kedua orang tua yang berbeda agama. Ayahnya adalah umat Islam yang merupakan sosok yang dominan dan membenci orang Yahudi, sementara Ibunya adalah pemeluk agama Kristen yang mengikuti tradisi orang Yahudi. Kala sendiri beragama Islam seperti ayahnya, tetapi ia terbebani oleh oleh perbedaan latar belakang kedua orang tuanya, antara dominasi sang ayah dan tradisi Yahudi yang kental terhadap ibunya.

  • Selaq (7")
Selaq adalah ilmu hitam dari Lombok, yang dikategorikan sebagai ilmu syirik. Film ini menceritakan mengenai pendapat masyarakat sekitar mengenai makna sesungguhnya dari Selaq. Menurut Anda sendiri, apa itu Selaq?



  • Poo Tae He (10")
Kelenteng Cina di Surabaya ini adalah potret nyata bahwa tradisi dan kebudayaan tidak akan lekang dimakan waktu. Walau ia adalah klenteng Cina, kelenteng ini rutin mengadakan pementasan wayang setiap minggunya, meski tanpa penonton.

  • Alkisah di Ampel (15")
Dinamika kehidupan di Ampel yang terdiri dari berbagai macam etnis dan ras. Perdebatan dan beda pendapatan kerap terjadi, namun proses sosialisasi tetap terjalin harmonis.

SCREENING IN DAY 2
15th NOVEMBER 2011
P.U.R.E (Pluralism, Unity, Respect and Empathy)
  • Indonesia Bukan Negara Islam (10")
Bagi dua siswa SMA Kanisius yang beragama Islam, kehidupan di sekolah normal-normal saja, hampir tidak ada diskriminasi agama di sana dan tidak membawa pengaruh yang besar. Tetapi melihat aksi organisasi-organisasi radikal seperti FPI, mereka pun angkat bicara. Mereka menyatakan ketidaksetujuan mereka terhadap aksi-aksi yang mereka lakukan hingga seolah-olah Indonesia menjadi negara Islam.

  • Jakarta Kota Gue!!! (17")
Inilah Jakarta dari sudut pandang seorang Jakmania. Menurutnya, orang-orang Jakarta datang dari suku bangsa yang berbeda dan dalam Liga Indonesia mereka lebih mendukung tim dari suku bangsa mereka. Karena itu dibutuhkan sebuah alat pemersatu bagi mereka yang tinggal di Jakarta dari berbagai suku bangsa, dan itu adalah Persija.

  • Nyadran Ala Sorowajan (22")
Warga Desa Sorowajan dikenal rukun antar umat beragama. Setiap bulan, warga berkumpul untuk berdoa dan diikuti makan bersama. Mereka bisa dijadikan contoh untuk kita sebagai umat beragama.

  • Aku ya Aku (5")
Sherly Cancerita, wanita keturunan Tamil yang besar di Medan. Menceritakan bagaimana ia hidup ditengah multikulturalisme Medan dan persepsi terbatas orang-orang di sekitarnya mengenai latar belakang dirinya.

  • Oase (10")
Berisi kumpulan dokumentasi dari sejumlah tokoh agama seperti Pendeta Paulus Hartono (Ketua FPLAG Al Munawar), film ini bercerita  mengenai pluralisme agama. Mereka mengungkapkan pendapat mereka tentang pluralisme agama dan kenyataannya pada zaman sekarang.

  • Makan Yuk Makan (7") 
                Apa yang ada di benak teman-teman Chandra, seorang Cina yang Kristen, ketika Chandra          menjamu mereka di meja makan.

  • Entah (5")
Sherlin, gadis remaja berayah Buddha-Cina dan beribu Hindu-India. Diminta oleh orang tuanya untuk memilih agama mana yang akan ia anut, apa pilihan Sherlin?

  • Aku Indonesia (4")
Seorang Cina yang bangga dengan identitas ke-Indonesia-annya. Walau sering mengalami diskriminasi atas identitasnya ini, ia tidak malu dan tetap memproklamirkan diri sebagai seorang Cina yang Indonesia.

  • Bilal (4")
Adzan adalah panggilan bagi kaum Muslim untuk memulai shalat lima waktu. Dan adzan bisa dilakukan oleh siapa saja, bukan?

  • Minority in Minority (24")
Tidak mudah menjadi minoritas dalam minoritas. Sebagai Tionghoa muslim, ketika mereka menonjolkan ke-Tinghoa-an mereka, mereka akan dikucilkan masyarakat. Di lain pihak, ketika mereka menampilkan keislamannya, mereka akan dikucilkan keluarga. Bagai memakan buah simalakama.

  • Sahabat di Perbatasan Pagi (14")
Dua karib yang mengabaikan perbedaan ideologi. Dua karib yang nasionalis dan komunis. Bagaimana kehidupan mereka di masa-masa kelam PKI, dan bagaimana ketika akhirnya persoalan ideologi ini tak bisa lagi mereka abaikan.

  • Sudah Bukan Cina (10")
Warga Indonesia keturunan etnis Cina di Jepara mengungkapkan pendapat mereka ketika dipanggil “Cina”. Ada yang terhina, ada yang biasa saja, bahkan ada yang merasa dirinya memang orang Cina. Diperlihatkan juga pandangan terhadap orang keturunan etnis Cina.

  • Kelasku harmoni ( 18”)
Keberagaman suku, warna kulit dan agama tak lepas dari keseharian siswa kelas II Hasanuddin SD Karuna Dipa Palu. Dibantu oleh Ibu Sin (Sendow CH. Sumanpaouw), selaku walikelas,bersama mereka saling bahu membahu membangun nilai-nilai harmoni dalam kehidupan mereka setiap harinya melalui Pendidikan Harmoni. Perbedaan bukanlah soal, karena harmoni diri, harmoni sesama, dan harmoni alam itulah jalan yang mereka pilih.

 Nggak sabar nonton DocDays ya? gratisan loh ini. Kalau mau tau cara daftarnya check timeline @DocDays2011

Nggak mau ketinggalan kesempatan nonton murah Nouvelle Vague dan Glen Fredly dan Idang Rasjidi dan... lain-lainnya? Atau kamu belum tau kalau beli tiket pre-ordernya bakalan dapat kesempatan memenangkan tiket PP JKT-AMSTRDAM dan tiket PP JKT-BALI ??
Kemana aja lo. Cepetan order tiketnya ke gue ya, just mention @inconnukoma. Sebelum ke-ha-bi-san.


Adios fellas.
Best hug from me.



8.10.11

Presale tickets 34th JGTC: Jazz The Way It Is

Just, counting, 56 days left to 'the day'. Yup, 34th JGTC will be held on 4th December at campus ground Faculty of Economic UI.

The line up artis(s), as far from now are:
- Glenn Fredly
- Park Drive
- Barry Likumahuwa Project
- Idang Syndicate
- Kunokini
- Sketsa
- Projecthree
- LLW (Indra Lesmana, Barry Likumahuwa, Sandy Winarta)
- Andre Harihandoyo
- Chaseiro
- Komunitas Jazz Bandung
- BSO Band FEUI

What do you waiting for? Grab the tickets fast, PRE-SALE for OCTOBER: only IDR 37K.
You can contact me via twitter: @inconnukoma or facebook: Nadya Restu Mayestika.
Wherever you live*, the tickets will be on your hand.

Remember, only this October. November (42K) and December (50K) will have different price, and of course it will be more expensive.

Then, see you on my campus, people :)

2.10.11

1st

It's already October, bahkan sudah 2nd.

And now I'm miserable with my stuff. Kepanitiaan, organsasi, tugas dari dosen-dosen, memenuhi kepala gue.
Itu semua, benar-benar, membunuh gue perlahan-lahan. Kesibukan dan suara-suara mereka yang memenuhi kepala gue.

Walaupun begitu, nggak ada tempat-- no space buat something unimportant such as think about someone.

Doakan saja, oktober yang tanpa tanggal merah membuatku tetap kuat.

Hamasah, dari Depok!

25.9.11

Failed being a poetriest

Perjalanan menuju rumahku dari Depok berwujud banyak hal dari setiap langkah yang kulalui.

Nasihat dan doa mama sebelum aku melangkahkan kaki di hari pertama setiap minggu, kadang tidak aku sadari, menjadi penyemangat dan kekuatanku menghadapi kerasnya perjuangan batinku di sana.

Berusaha sekuat tenaga memutar roda nasib melalui buku-buku berbahasa asing, menahan rasa penyesalan setiap melihat kenyataan tentang kekalahan, letih akibat terkurasnya tenaga dan energi otak, waktu tidurmu yang terkorban demi masa depan, aku tumpuk di satu ruangan di sudut hati.

Hari ke enam menjelang tujuh, aku rela membelah lautan besi beroda empat dan dua menggunakan sisa tenagaku, mengambil kembali energi dari sumbernya; masakanmu, senyumanmu, nasihatmu, tawamu, adik-adikku, dan hadiah kecilmu.

Tapi kadang, kegetiran dan kepenatan dalam ruangan kecil di sudut hatiku memberontak keluar. Memuncratkan isi pahitnya didepanmu, didepan sumber-sumber energiku. Walaupun aku tahu itu salah, dan itu memang salah, hanya dirumahlah aku dapat sepenuhnya jujur. Walaupun bukan dalam cara yang benar, dan terlalu emosional, labil.

Tapi, kalian selalu tidak pernah bosan, tampaknya mengerti mengapa aku meledak. Walaupun lingkaran kesal-senang-kesal-senang diantara kita membuat muak, desiran dan arus cairan merah dalam diri aku, kamu, membuat aku tenang.

Aku. Enggak. Sendiri.

ada satu tiang yang bisa aku jadikan tumpuan diantara tiang kokoh yang ada di atas sana.
Ya siapa lagi kalau bukan kalian, keluargaku tercinta.

Maaf ya marah-marah terus kalau lagi stress.
Deeply inside me, I truly love you all. xoxo

18.9.11

1st week 3rd term

Hi people around the world!
Today is the second week of third semester. Sorry for lack of post recently because started from last monday, I prepared for orientate-fresh graduated of Seni Gerak Budaya (SGB) and Badan Otonom Economica (BOE) stand. For SGB, I must trained my self every evening for dance bidjeh dance from Aceh with three others friends and six other whom dance Bajidor and Bali dance. It was tiring and waste much of my energy.

But yesterday after we performed front of all fresh-graduate 2011 FEUI, it was spectaculer! we did not feel tired anymore. and after that in the noon we stood up in front our stand and promote SGB.

Before that, in the morning, I act as external affair from BOE and shouted out our name: BOE! to all people who wear yellow jackets (red: the fresh graduated people) for come and see our room to know more abot "What is BOE'. It was so much fun! and tiring, of course.

still, in the evening I met up with my cooperation group to discuss about our tasks and presentation, not forget to do my priority after so much activity, right?

That's all my summary for this week. Bismillah for the next week, hope I can manage my money more efficiently.

End.

Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
Kesedihan yang selalu aku bawa saat melewati tempatmu, bis kuningku yang berbelok ke arah fakultasmu, dan ketidaktahuanmu yang perlahan-lahan menyiksaku.

Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
Perjuangan keras yang terpatri di setiap heningmu, langkah gontaimu di setiap malam sunyi, dan bunyi gesekan buku dan kertas diktat kuliahmu membuat aku kuat bertahan.

Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
Keikhlasan bukanlah hal yang mudah didapatkan, apalagi dilakukan. Dirimu yang bukan milikku kapan saja bisa menjadi milik seseorang. Aku yang hanya menunggu di belakang, pasrah melihatmu berjalan tegap menyongsong masa depan cerah.

Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
Bahwa, aku bukanlah yang terbaik untuk dirimu yang terindah akhlaknya, budi pekertinya. Bahwa aku ikhlas melupakanmu, melewatimu dalam hening, tanpa menengok bagaimana kabarmu kini.

Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
diriku tidak pantas untukmu.

Terima kasih banyak kak, aku belajar banyak hal selama ini.
Salam kasihku, untukmu.

Seseorang yang mahsyur namanya, dan kepribadiannya.
Doaku menyertaimu.

11.8.11

The hopeless pray

One year left, my time getting shorter and I, up even now, did not do anything big to make our distance disappear. I were busy with my stuff and forgetting all my aim goal, like him. What should I do, God?
In this one year, even I'm happy that now he smiled me and say Hi to me when we met, it still makes me hurt. We even can not start the conversation when we suddenly in one place-like those days.
I realized that I have wasted my time to suck a junk activities. Now, hundreds girls will stared you talking as leader in next couple days, wearing yellow jackets, speaking touchy speech with your cool style.
God, what should I do? can you just make him feel the same way like I have? Can you? :'(

Sorry if you think "what is this girl thinking about? didn't she just post about forgetting the boy?". Yes, I did. and yes, I have did this things many times but like the quotes said,
Love is hard to get, but harder to let go.

Oftentimes we say goodbye to the person we love without wanting to. Though that doesn’t mean that we've stopped loving them or we've stopped to care. Sometimes goodbye is a painful way to say I love you.
How can I forget you when your always on my mind? How can I not want you when your all I want inside? How can I let you go when I can't see us apart? How can I not love you when you control my heart?
The worst thing is holding on to someone who doesn't want to be held on to. Why am I afraid to lose you when you're not even mine...

I just need someone to cure my pain :'(

What's my concern now

I have held many events in just one year of my freshmen attended. For next semester, I will fully concern with my project with:
  • 34th Jazz Goes To Campus as Jazz Communion
  • Documentary Days 2011 as Sponsorship
  • Badan Otonom Economica as External Affairs
  • SEA Games volunteer
Now you know that I am not kind of geeky university student that just focus to make the IP larger and larger. I am even facing the diminishing of return in my IPK :'(

I'm just now try to manage my time more scheduled and pushing my self more harder to complete all of those project nicely. Bismillah, third semester will hard!

Ps: I got scholarship too~ how lucky I am ;p

Helping fund raising

Unexpected things rarely happened in my life. Like this one.
Couple days ago I got text from my friend that we (me and my friends which attended audition for quiz in one of television-- just read this) PASSED THE AUDITION!! wohooo~
We really hopeless and did not think about pass the quiz's audition.

So, yesterday, we got aired live from studio one somewhere-television with many peoples wore weird clothes and make up. We even styled our face with weird make up (love lipstick and wing eyeliner) and wore beach dress, sun glasses, and summer cap in those studio. For boys, they wore floral-shirt and using sun glasses like us.

The crew in those studios before we got aired live, played some music to made ice-breaker on us. We even danced like a crazy people in the floor! That was the awesome moment for Coconut (us, our group name). We danced, jived, whooped, yelled, and sort of those things in fifteen minutes with all of other groups :)

After those crazy moments, we back sat again and got instruction from crew. The presenter, Indra Bekti and Indi Barents (you now knew what's the quiz name, right?) after that showed and joked around with us. They were silly and not different from television, handsome and pretty :) They such a cute crazy couple.

When the quiz began, we really showed what's the best from us-- whooped and screamed haha. but unfortunately, until the end of trader game, there's no one of us picked by Indra for trading.

So sorry for all of Documentary Days crew for our fails. BUT WE WILL NEVER GIVE UP! the second line of team will attended the audition in couple days. So Indonesia, wait for us!

Ps: my family (mom and dad) were uproar when saw my face in television. my aunt in Jayapura also watched those quiz and saw my face. Many of my friends mentioned me in twitter and bbm us because we appeared in television. My feeling? SHAME! what-a-weird-face I have for those times!! Our love-shaped lipstick! My parents laughed for that. My chubby face and fat body! Wtf! I now officially in serious mode for DIET! No longer to holding this pain anymore :'(

FAT FAT FAT PLEASE DISAPPEAR!

6.8.11

Captured dreams

Saya hanyalah wanita kecil dari keluarga kecil. Asa dan tekad yang kuat menjalani berbagai macam jenis hidup merupakan favorit saya. Mimpi saya sedari kecil adalah mencoba dan mencoba berbagai macam hal baru, dimulai dari negeri saya sendiri yang tercinta-- Indonesia dan seluruh negeri di dunia.

Hal ini bukan sekedar hal biasa. Karena dari hari ke hari, saya berusaha mencari dimana letak titik passion hidup saya, dan yang saya temukan adalah hal ini: mencoba berbagai hal baru. Di saat itulah saya bisa menggali motivasi baru saya, meraih semangat saya untuk melakukan suatu hal.

Tetapi, apa daya. Keluarga saya mempunyai keterbatasan dan mimpi saya yang luas harus dibatasi oleh keterbatasan yang saya miliki. Tapi saya tidak menyerah, karena saya tahu ini hanyalah masalah waktu. Pasti kelak ada kalanya saya bisa meraih semua impian yang saya impikan. Semua hal yang selalu muncul dalam mimpi saya.

Seruling besi, tarian daerah, tawa canda orang-orang yang tidak dikenal, bahasa yang tidak saya kenal, salju, gunung, laut, keindahan dunia. Kapan ya?

1.8.11

Well,

Hari itu adalah puncak kebahagiaanku, hari yang ada di akhir bulan Juli.
Setelah bergumul dengan ratusan latihan soal mempersiapkan hari UAS yang lelah. Bagaikan sebuah hadiah dari Yang-di-Atas, hari itu ditutup dengan senyuman dari seseorang yang nggak pernah gue bayang buat nyapa duluan.


Rasanya, hari-hari gue menunggu dan berusaha memperpendek jarak dibayar sudah. Rasanya bagaikan mimpi. Perjuangan gue menghasilkan sesuatu yang manis. Akhirnya, ada satu hal yang bisa gue kenang, gue banggakan, disaat gue sudah memutuskan bulat-bulat untuk menyerah mengejar dan bermimpi. Menyerah untuk memaksakan diri membuat seseorang yang nggak kenal diri gue sebagai pusat dari segala aktifitas gue.

Cukup, dan terima kasih atas senyumannya :)

15.7.11

Ester bangun-bangun langsung ngomongin bintang Korea pujaan hatinya, Kim Hyun Joong yang katanya ganteng. Pembicaraan ngalor-ngidul kita dari si artis korea berlanjut ke pembicaraan pernikahan dan bagaimana tua nanti mau menghabiskan waktu. Karena kita sama-sama penyuka musik klasik, kita berencana mau tinggal di winna mengunjungi setiap konser dan orkestra yang ada di negara itu, mengunjungi makam para legenda, Beethoven, Chopin, tinggal dengan cucu-cucu yang mau bermain harpa dan flute, dibuatkan teh oleh suami yang tampan seperti bintang film walaupun sudah tua. Haha pembicaraan kami memang layaknya wanita seperti biasa.

Tapi rencana bagi gue hanyalah tajuk wacana. Sebagai orang yang menjalani setiap keputusan dari apa yang dia sedang hadapi, gue suka susah menjalani rencana yang telah gue rencanakan. Lagipula, gue nggak suka ikatan dan status yang mengikata. Gue adalah tipe wanita pekerja yang tidak berurusan dengan masalah dapur dan rumah tangga. Kalaupun iya, orang yang akan gue rela untuk mengikat pastilah orang yang sangat special diantara semua orang yang special disekeliling gue saat ini.

Beneran deh, gue penasaran, dengan pemikiran yang terus begini, dengan jalan hidup gue yang begini, dengan keadaan yang begini, gue jadi apa di masa depan nanti. Bisa nggak ya gue merealisasikan mimpi indah di masa tua yang gue bicarain dengan ester diperjalanan kecil dengan BOE ini? Apa gue jadinya tinggal di pegunungan alpen saat tua memerah sapi dan menikmati keindahan alam bersama cucu dan suami? Haha amiiin ya Allah.

Perjalanan sekarang sudah berada di Cikopo. Sedikit lagi sampaiii ‎​\(´▽`)/

Perjalananku bersama BOE

Tulisan ini gue buat dalam perjalanan panjang menuju villa borneo, puncak bersama keluarga besar economica dari depok. Dalam kesunyian menyongsong setiap deru bis kota yang kami naiki, disamping ester yang sedang tertidur lelap karena kantuk tak tahan dalam kendaraan, gue terbawa suasana, mengenang kejadian pagi tadi dikosankku, dua jam yang lalu.

Dua jam yang lalu, tepat pukul 7 pagi, keluarga kosan Pinky merayakan surprise party yang sudah menjadi tradisi setiap keluarga pinky ulang tahun. Hari ini adalah ulang tahun teman kami, sahabat kami, dan suhu kami, Altius :). Jujur, kemarin gue lupa sama sekali kalau dia hari ini ulang tahun, dan jujur dari kemarin gue sama dia dalam kondisi pertemanan yang tidak baik. Gue yang tiba-tiba kesel sama dia bikin segalanya berantakan.

Dari awal, gue emang nggak baik dalam menjalani hubungan pertemanan yang terlalu dekat. Contohnya Altius, dan Wirda. Seiring berjalannya waktu, perlahan demi perlahan gue sendiri yang merenggangkan hubungan pertemanan kami. Gue nggak ngerti kenapa gue begini. Dulu juga, gue memberi jarak pada teman-teman OPK gue yang baik hati.

Di dalam hati, gue sayang mereka semua, dan peduli dengan mereka. Gue sayang semua orang yang gue kenal, tapi gue nggak bisa ngejaga mereka nyaman disamping gue. Gue bahkan nggak pernah memeluk mereka (kecuali yang terdekat). Sentuhan, menurut gue, jarang banget bisa gue lakukan. Orang tua gue, jarang banget nyentuh gue, meluk gue, bahkan adik-adik gue sendiri aja jarang hha. Tapi pengen deh peluk teman-teman, mana tau hubungan yang tadinya gue renggangin bisa kembali lagi kayak awal.

Semakin ke sini, gue beneran butuh teman yang peduli sama gue, bukan hanya dalam hal pelajaran aja.

Balik lagi ke perjalanan dalam BOE, gue sekarang masih di daerah depok. Kayaknya bakalan macet, walaupun ini masih hari Jumat. Ngomong-ngomong, gue sempet-sempetnya aja pergi jalan-jalan meninggalkan setumpuk tugas kuliah dan kepanitiaan di meja kosan dalam tiga hari Щ(ºДºщ) semoga Allah menyertaiku sajalah. Sekarang, gue mau menjalaninya seperti air, tenang namun pasti. Setiap hal pasti ada jalannya.

Oh, ester udah bangun dari tidurnya. Mari balik ke dunia nyata dulu. Laporan perjalanan bersama BOE akan terus berlanjut seiring hariku dan hatiku yang sedang gundah gulana. Caoo

10.7.11

Di dunia ini semuanya diciptakan berpasangan. Bahkan suatu kejadian diciptakan seperti ini. Contohnya, baik dan buruk, juga lahir dan mati. Ya, lahir dan mati. Kita hidup dilahirkan ke dunia ini oleh seorang wanita mulia, dinafkahi oleh seorang lelaki gagah perkasa yang rela mengorbankan dirinya demi keluarga. Dalam proses hidup, kita menghadapi banyak kejadian, kesusahan, kesenangan, kebathilan, kenaifan, keserakahan, keegoisan, dosa hidup silih berganti dilakukan, tangis pilu berharap permohonan maaf Yang Maha Kuasa diturutkan. Silih berganti, kita semua melakukan hal tersebut. Seakan lupa sama sekali, bahwa ajal selalu setia menunggu di sisi setiap manusia. Tinggal meminta persetujuan waktu, kapan itu dapat terjadi.

Banyak kejadian yang tidak tertuliskan di blog ini. Waktu yang padat, badan yang letih akibat menumpuknya tugas dan segudang aktivitas menjadi alasan dibalik ini semua. Menyesal sih kenapa nggak bisa menuliskan sedikit put kedalam blog ini, tapi apa daya.

Ada beberapa kejadian yang nggak boleh gue lupa.

Beberapa hari setelah acara Boeconomi Temu Alumni, bapak para economica meninggal dunia terkena serangan jantung pada hari Jumat seminggu setelah acara, pada saat waktu shalat Jum'at di ruangan Badan Otonom Economica. Kami semua menangis, kami semua menyesal, kami semua berteriak menanyakan kenapa begitu cepat. Para alumni bahkan meminta diadakan kembali acara temu, meminta maaf tidak bisa hadir waktu itu, menyesali kenapa mereka tidak hadir, menyesali, menyesali, dan menyesali.

Yang gue ingat, senyum mas Karno itu begitu indah. Nggak boong. Matanya ketika dia tersenyum, ikut memancarkan sinar. Bukan kesan lagi, tapi tiap dia tersenyum, setiap orang yang melihat akan membalas senyumnya dengan senyum yang sama, senyum yang tulus dari hati. Ya, sama seperti senyum seorang bapak. Gue, mahasiswa baru, baru bergabung dengan organisasi tersebut, bahkan belum sempat minum teh buatan mas karno yang terkenal enak tiada duanya. Bahkan janji kami untuk pulang bersama setelah temu alumni selesai tidak terpenuhi karena mas karno ninggalin gue begitu aja tanpa bilang :(. Andaikan gue punya kenangan yang bisa dikenang dengan orang hebat satu ini. Orang yang berkontribusi terhadap sesuatu dengan seluruh kemampuannya, tindakan yang tidak-setengah-setengah yang sesungguhnya. Orang yang mulia.

***

Hari jumat kemarin, gue tiba-tiba disampaikan berita bahwa guru les bahasa indonesia gue, Bu Diana Leroy meninggal dunia, dipanggil Yang Maha Kuasa begitu cepat karena penyakitnya yang telah diderita. Ya, bahkan gue pernah melihat dia mengeluh karena sakitnya. Seorang guru yang tidak begitu gue kenal, namun dia rela memberikan ilmunya, memberikan kasih sayangnya agar kami dapat mengerjakan soal bahasa indonesia dengan baik dan benar, terngiang cara dia berbicara di depan kelas, meminta kami untuk mengulang kata 10 kata depan..
 di, ke, dari, pada, kepada, dalam, dengan, untuk, bagi, terhadap!

kami semua, waktu itu menghafal dengan bermalas-malasan, masa bodoh dengan segala hal aneh yang diajarkan ibu Diana :'(. Maaf ya Ibu, maafkan segala kesalahan kami. Maaf ya Ibu, kami jarang datang kembali ke sana setelah lulus dan mendapatkan PTN yang kami mau, maaf ya Ibu, maafkan kami..
***

Manusia itu dirinya dipenuhi kegoisan yang membuat dirinya tidaklah mulia daripada seekor binatang. Tapi seorang manusia, memiliki empati dan simpati yang membuat ia terlihat indah. Apa yang salah dari kami, apa yang benar dari kami, kenapa kami selalu melakukan hal yang sama tanpa kami bosani, sesali? Kenapa kami menjanjikan hal yang tidak bisa kami tepati, melakukan hal yang tidak bisa kami penuhi? kenapa kami penuh dengan dosa, Tuhan? Kenapa? Kenapa??

when your nationalism being asked

It happened yesterday, when I went with my college friends to audition for kind of quiz program in one of most station television in Indonesia. We did not know, and did not wish to see those way of audition. The audition consist of ten teams in one room which every team consists of five peoples whom dress weird to attracted funny, joy, and cheerful. Every team shows its jingle in front of all the teams and judges. And we shocked about the questions after first team finished their jingled. He asked someone of them to sing our national anthem: Garuda Pancasila in awkward moves and changed all its vocal words to 'E'. That time, I really shocked and fortunately, all of my friends think the same way. We in silent keep the anger, and said in our heart, 'why you even use your national song as the teaser for audition, for toys to see our silliness?!. I even asked my friend besides me what if I stand up suddenly, interrupts their audition, and get mad to those judges. but my rationality said it was wrong and my friend said so. In silent, in our seats, we mad, we angry, to see those event.

Team by team went front and showed their jingled, and finally times for our team showed ours came. We did it great, our jingle, I think, was the best than the others. And then the question(s) after jingle come out. One of them ask someone of us to showed the jingle individually. He did it good, we even cheered up him from the back. The second question was same, judge asked someone of us to come and perform alone our jingle. And the last question came to me. I came with confident, a little bit action and it will done. But the question was the forbidden words I want to hear from him. Yup, he want me to sing Garuda Pancasila in 'funny' way by changing its vocal words to 'E'.

At that time, without thinking too much and ask permission from my team, I denied him. Really. He was shocked, and I was smile. I explained briefly why I did not want and ask if he can change the songs, ask to not use national songs, said that it really shame for me to sing that way to my country national song for that occasional (which was to having fun, he said). I said that it was same for me as I got naked in front of all of this people. And fortunately all of my friends agreed and we, together, denied judge's request and be strong of the worst case decision: will not be able to pass this audition. Until the last of audition, I still did not change my tenet and the judge still want me to sing Garuda Pancasila. Haha. Come on, what's your purpose for did this to us. It was really not funny at all, and you still can see someone's capability being a clown without blotted your own national song!

Personally, I really disappointed. I did not expect this situation. My soul said it was wrong, and I really do love this country. I just secretly proud of my little action that I did yesterday. I just did something nice for my country, build the nationality hefty. I do love Indonesia, I do. I live and studying in the only one university which can use Indonesia for its name. We proud of our decision! Hidup Mahasiswa! :) :)

12.6.11

33th Temu Alumni Badan Otonom Economica

Sebagai anggota aktif Badan Otonom Economica tahun 2010 biro External Affair, gue beberapa bulan yang lalu dinobatkan menjadi panitia acara Temu Alumni BOE yang diselenggarakan demi merayakan HUT BOE yang ke 33 tahun. Dalam beberapa bulan terakhir gue disibukkan dengan persiapan acara yang lovely ini juga ditambah dengan beberapa kepanitiaan lain yang gue pegang dalam waktu bersamaan. Nggak heran nilai gue bisa turun banyak layaknya terjun dari Niagara, tapi life must go on. Sampailah gue di hari ini, di hari-H-nya tergelar acara utama biro bagian gue, External Affair.



Di hari H, gue jadi penerima undangan dan melayani mereka sebelum masuk ruangan. Di sini gue ketemu mereka satu per satu, mendapatkan kartu nama mereka satu persatu, berkenalan dengan mereka satu per satu.. Dan itu adalah pengalaman yang menabjukkan. Orang-orang hebat di fakultas gue adalah alumni dari organisasi yang gue ikuti sekarang! dan direktur perusahaan terkemuka juga alumni dari organisasi ini. Amazing.

Selagi gue menerima mereka satu per satu, acara di dalam ruangan diiringin lagu keroncong dan lagu jaman dahulu barat, di sisi bagian kiri dinding ditempeli foto-foto sampai 20 tahun yang lalu, di mana mereka semua masih menjabat sebagai anggota aktif. makan bersama, bernyanyi bersama, foto bersama, dan bercanda gurau bersama. Suasana yang tentram, gue suka banget. Acara yang dimulai pukul sepuluh pagi ini akhirnya selesai pukul empat siang. Panitia membagikan makanan sisa kepada orang-orang sekitar tempat kegiatan dan sebagian diberikan kepada anggota mahawaditra yang sudah kami repotkan.



Dua tahun lagi, BOE akan menggelar temu alumni yang ke-35. Semoga acara ini kedepannya bisa selalu sukses seperti temu alumni kali ini, dan dapat memenuhi tujuan utamanya, yaitu mengakrabkan seluruh anggota BOE dan alumni BOE sehingga terjadi kesinambungan hubungan yang tidak terputus.

"Karena sekedar kata-kata bukanlah budaya kami" - BOE :)

Notes: Dan dari sinilah gue tahu kenapa BOE dibilang hebat. Alumni yang datang, masya Allah, semuanya orang sukses. Kritikus yang muncul pada zamannya itu sekarang hidup dalam kelimpahan harta. Kami, panitia acara, menatap kagum. Iri dan bangga jadi satu. Seenggaknya itu yang muncul dari dalam diri gue. Gue bertekad dalam hati, merekam segala hal yang terjadi hari ini sebagai motivasi hidup kedepannya. Baru kali ini gue ketemu orang sesukses mereka semua. Berjabat tangan dengan mereka merupakan suatu sentuhan motivasi yang besar bagi gue khususnya, dan bagi kami.

31.5.11

Rest-in-memory One year college life in FEUI o:)

Well, the title has explained briefly that I have became a second-year-student in FEUI! Wow, time has gone sooooo fast! Two days ago, we-FEUI 2010- made a remembered tweets in twitter about memories in FEUI. I could not post my memories in there, because it will too much to explain in people's timeline. So, lemme sharing my experience here :) and I will explain those in Indonesian.
here we go... *brainstorming*

1. Pertama kali saat keterima di universitas Indonesia. Senyuman bangga seorang papa yang terukir di wajahnya, tangisan haru Ibunda karena nama anaknya ada di tulisan koran pagi waktu itu. Masih terngiang sesegukan haru tangis Ibunda :') hiruk pikuk keceriaan keluarga, anak sulungnya keterima di universitas hip di Indonesia. Mulasnya sakit perut saat liat pengumuman resmi di Internet, takut koran salah cetak, dan sujud syukur ternyata benar memang keterima di jurusan terkemuka di universitas Indonesia. Alhamdulillah.

2. Naik kereta AC Ekonomi dengan bahagia berbekal tiket tebet-depok bersama Ibunda, melihat tempat persinggahan yang mana yang bisa membawa suasana belajar yang kondusif buat anaknya. Turun di stasiun dengan bangga, jalan kaki menyusuri hutan depok, jalan ke dalam fakultas dengan rasa deg-degan, jalan kaki dari stasiun sampai ke kukusan teknik bersama Ibunda dengan semangat.. kenangan yang tak terlupakan. Kosan kartini yang murah tapi jelek, kosan enha yang penuh, alamanda yang waiting listnya kepanjangan, pokus yang wc-nya satu berdua, kosan tanpa nama yang dekat masjid, jalan sampai arah tulip tapi menyerah, dan akhirnya Ibunda tiba-tiba memilih kosan Pinky yang biasa saja dan langsung dp seketika, yang nantinya membawaku berkenalan dengan orang-orang baik di sini :') Subhanallah

3. Kenangan masa-masa OPK, Subhanallah, mengharukan :') apalagi kenangan bermain bersama mereka, selain mati-matian dalam perjuangan mengerjakan tugasnya. Kebersamaan yang mengikat kami, bikin kenal dan saling dekat walau terpaksa haha tapi dipikir-pikir jadi kangen juga. Masa-masa bareng mereka, denger becandaan dan jayusan yang sama setiap hari dari mereka. 12 orang yang bikin kangen :")

4. Perkenalan dengan sahabat-sahabatku dari kosan. yang satu dikenalin teman sesma, yang satu lagi teman satu kelas yang gue becandain dan katain, ternyata pas pulang ke kosan dia ada di kamar bawah-sedang buang sampah- :') mereka ikut gabung belajar bareng setiap mau ujian tengah semester atau akhir semester. curhat colongan di tengah kesibukan memasukkan berpuluh ribu kata ke dalam otak di satu malam. membeli makanan yang sama setiap dini hari bertiga.. kangen masa-masa itu. kangen perjuangan bertiganya :')

5. sibuk kepanitiaan, bertemu dengan orang-orang baru di kepantiaan. Economix, JGTC, KOMPeK, EPC, SRD, dan DocDays. menjadi anggota keluarga dari BOECONOMICA :') sungguh hal yang luar biasaaa ya Allah

6. Belajar dengan orang-orang hebat setiap harinya di kelas maupun di luar kelas. Banyaknya seminar yang di gelar, acara kepanitiaan yang bagi-bagi makanan gratisan, dan kegiaan pinjam-kembalikan buku di perpustakaan sungguh mengagumkan

7. stress karena padatnya kegiatan, satu per satu rambut rontok dan menyumbat kamar mandi setiap dua hari sekali. setiap hari menyapu kamar segenggam rambut terkumpul. pusing kepala yang menyerang setiap malam, kopi pengganti air putih sebagai doping agar mata mau bekerja sama dalam membantu mengerjakan tugas yang diberikan semua dosen.. tapi itulah seninya berkuliah.

8. nonton DVD bareng setelah ujian, pergi belanja di mall belakang, pulang pergi dengan bikun gratisan, naik abang tukang ojek, tiap hati ngelaundry ke rafino's, tiap jam makan pusing mikirin mau makan pakai apa dan mager yang sangat amat besar untuk pergi turun keluar kosan :')

9. Dalam seketika di kosan bisa mempunyai hamster, kelinci, dan kucing anggora bersama-sama penghuni kosan. Kucing anggora, obat penghilang stress dari tetangga sebelah kamar. Dan tau segala keburukan dan sifat aneh para tetangga kosan haha.

Yup! I think that was enough to tell here, the general place where people around Indonesia can read it. Whatever but I love this memories until I joy to share here. So maybe one day when I am a old lady, I can read this and will not forget this beautiful memories. Alhamdulillah.

Fail

Honestly I don't feel well. I do not know whether it because this problem. I think, I have two best friends in college life. Both are from my boarding house. We knew each other and related from the first mid-term test. It was a beautiful moment when we spent time together and struggled for raised the highest scores, against each other in peace, knowing each other scores and GPA. It was sweet, but I think, I'm too emotional and take it so seriously because this moment. I think, they just consider me as a study-friend, not a true friend. I was thought about that because lately, they have gone.

They are disappeared. woosh, like a wind, if the exams has done. and it gone worse because in this exam, they really do not invite me to study group again or just read-together again. Yesterday exam, I really joyed my book(s) alone without sharing thoughts or anything. Little sad, but the things get worse because I have thought that they are my best friend, the clickest one in here :'(

I am broken, I am feel like envy anyone beside both of them. I should play with my-Jakarta-friends like a common used to. but I feeling pretty good shares my common thought and my stories to both of them. but I think they won't do that. They have their own group. You know, they are from high school in village and come hereby friends, they maybe think and feel that unpleasant to became a really friend to stranger here, stranger that they have know just for six months.

I just do not know what to say and do. I love both of them, they are sweet but lately I have gotten hurt because thinking about them. and a couple hours ago, I just know something that should one of them told me, briefly: important thing, from someone else! I have thought that they were considered me as a friend, but because some events and those hurt me, I noted that they just make me as a friend from boarding house which in a past have a chances to study together in a groups.

They took half of my brain-space, it was wasting my time. Became hatred was wasting to much time. I should find somebody else who really cares about me, who really joyed to spare a time to share and laugh and shopping together like best friends always do. maybe I should search someone special, or boyfriend. The lesson is: do not think to much, do not let your self in to much of something that none of your business.

I am tired being a kind person, a care too much person, and a excess-of-smile person. You can hate me now, because I am officially hate my self.

28.5.11

Snipped from the tight time I had to write in this blog via my berry. Many events which I want to tell, wanted to write here but unfortunately I did not have any time or few energy to did it.
People, next Monday I will face my last exam which are accounting and statistical tests. I just try to not sleep this saturday and sunday, prepare very well for gain any information and lesson in the books, prepared for the hardest tests. Closed the second semester happily (amen)

Anyway, I faced many trouble in this term. I lost many best friends, I lost my GPA (I hope it will less than I expected), I loss many of hair in my head, I am stressful. I often anti-social nowadays. Do not know why, initially I just move away from my friends and prefer to not talk with them. That was happen two weeks ago, until yesterday. I have many tasks from my organization. It takes many times of mine. My study have became so mess. I can not explain further. I am in mess now. Just pray non-stop to God. For the better result in SIAK-NG

*honestly I do not want to talk about this topic. It goes wrong suddenly haha.

12.5.11

2nd war of regol in FEUI

You-know-what?
Yesterday at 7.00 pm or should I say, 6.56 shit pm, FEUI 2010 began the second war of virtual world in SIAK-NG a.k.a Regol. I have prepare for this one but because of fucking shit birpend who cheat opened the war 4 minutes earlier without any announcement, WE LOOOOSE!

What should I say? Should I not get short semester? I really mess up. I hate Regol.

1.5.11

Kate Middleton

Duchess of Cambridge

I am still normal and every woman in this world, envy her. Right? No, not to the reason that she can marry her duke, but on her wedding dress and her after party dress. I envy that dress. That silk, fall nicely on her body, the gown and tiara really fits each other. You know, I almost want to get married just because that dress! haha how woman I am.

1st May

Congratulation, body. You have succeded get life until 18 years old. Thanks for your support whenever situoation I got; sad, happy, sickness, anger, and anything feeling I have given for you, body.

Even I hate this day, I should be sorry for all things I have done for you. Even I won't born in this world, the fact is I am here, with you. So, I asking you, body, can we cooperate for a year and after? for my parents sake? I should be someone, someday, with somehow before you can leave me with peace. I robe you, hope we lucky this year.

Happy Birthday to me :)

17.4.11

Single Forever

Until now I have been girl whom always independent and doing anything with own hassle. and until this sound of ticking passed I still that girl, never think to change my mind until I old later. Why? Now I would explain my thoughts to you all, my readers, who willing to read my writing.

First of all. Boyfriend (of my thought) is someone whom willing to share his time, his life, his money, his.. everything based on his love for her girlfriend whom a girl love him with pure love and willing to be interfered and leaned on by her boyfriend.

So, the point is. I don't think I am in that level, which willing to be cared and caring for somebody else but my family. I am the person whom always solve the problem by own way. No need caring by someone special, I just need a friend or bed to lean me on. In Saturday night when couples busy with their romance, I busied with my tasks and my dvds. Playing with cat, flattery its. No need loving by someone special.

And then, I won't to be married because I don't like in a box. I hate seeing same face for a long time, take care of someone that (maybe) I love for loooong shit time. go to hell with for the thought like that. I want to see fullest of the world, don't wanna disturb by anything useless things but my family's.

But I'm still the ordinary human. Sometimes that shit feeling called love pass me by. And I just smile to faced that. For solve that feeling, sometimes I walked the streets alone and see the clouds above me, the scene of this world, its beautiful. Watching the people's faces, take not of their expression, their smiles. And then I sleep to close the day. After that, I'll back again to the normal feeling and forget about the love things. Easy as always.

Sum of all, I am sure of my decision. I will not marry anyone in this world (except Japanese and someone I waited for long times) and I just need my family, my friends, and the society. Especially cats to accompany me facing the hardest time of this worls.

From the unique one, for all those whom read this.

30.3.11

... .... ....

Bonjour.

I've done my mid test a couple hours ago which was held from a weeks ago. The last test was my main course, principle of accounting and I ended it with failure. After that, I ran to gymnasium to join the badminton exam which was just service one cock up and fall to 3 meters, but again, I ended it with 0 which is that means I can not get A for this subject.

What should I do? What should I do? I'm just too stress to think about tomorrow even the day after that. I'm just cry over and over, hoping that someone care for me and want to listen my story, but I knew that no one would. The pressure I got from two weeks are too heavy, My hair falls everyday in much number and I always sleep until the day changed because many things not complete done. My eyes get the panda mark since two weeks ago, and I couldn't bearing even avoiding to not cry. I always tell to my self that I can pass it away and success whatever hard it, but practically this is so hard.. what should I do?

Furthermore, I have no friend. That's true. Simplify, this 'friends' will shown around me about two weeks about midterm or final test come. If not? No one would come, no one would care about me. Just say Hi when passing by and just by did that, they way, nor me to awake our relation. Just that, fellow. And now all people know about my plan to not getting married ever. But still I'm interesting to find one the best boy around here but who wants to share his time for girl whom clearly will not give him future. Who? No one.

Do you think I'm the saddest people on the world? Definitely, Yes I am. I'm not ugly just a little fatty, I do smile everyone say hi to me, I do never hate someone, I do care for my friends (even they do not), I do love someone (the truth is no one love me) and I do study but not every night like people said, but why should I get this situation??

I don't know. I even don't have any money to face tomorrow. and my eyes.. like after punched by someone. Hurts.

17.2.11

give up, officially

Akhirnya gue putuskan kalau gue menyerah. Bener-bener menyerah terhadap satu hal yang selama ini gue perjuangkan mati-matian, yang banyak menghabiskan ruang otak gue untuk berpikir. Mau menyesal juga percuma, akhirnya juga cuma menghabiskan tenaga dan waktu aja. Dari dulu gue udah berusaha tapi akhirnya kalian tahu kan, kalau gue kembali dan kembali lagi mencoba yang nihil akhirnya. Karena kesibukan gue makin lama makin bertambah dan umur gue begitu, gue rasa ini adalah kebijakan yang tepat. Sampai ada waktu yang tepat, sampai gue bisa menemukan yang lain, insya allah nanti gue ceritakan di sini. Dan kalian tahu? Selagi dia menghilang, gue sibuk dengan kesibukan gue yang menumpuk dan menikmati indahnya waktu berjalan diselingi rasa iri dan kasihan pada teman-teman dan diri sendiri haha ironis tapi nggak sesedih yang kalian kira. Satu prinsip yang gue pegang, selagi gue bisa kuat dan sendiri, selagi nasi adalah kebutuhan gue, selagi ada teman-teman di samping gue, untuk apa menyesal dan menyedihi diri sendiri karena status?

Dan lagi, akhir-akhir ini gue sibuk dengan kucing anggora tetangga :') makin pengen pelihara nanti pas udah kerja (◦'⌣'◦)

14.2.11

Si loper koran dan aku

Tepat setelah gue sukses turun dari bikun sore ini, dengan langkah tergopoh-gopoh gue pengen banget nulis blog, karena ada satu kejadian yang pengen gue inget sampai nanti gue dewasa.

Setelah pulang dari kawasan barel, memanjakan diri di tempat rentalan komik dan minum kopi jalanan selagi menunggu fotokopian jadi, gue menuju kutek dengan bikun. sepi, karena memang sudah jam setengah enam sore yang kebanyakan masih kuliah. di samping gue, ada adik penjual tukang koran (jam setengah enam, wow). duduk di samping gue, dia berusaha merayu gue untuk membeli koran dia. gue nggak suka banget baca koran, karena bukan nggak mau, tapi karena nggak bisa bacanya dan suka ribet dengan ukuran kertasnya yang super besar. yang ingin gue ingat dan alasan mengapa gue nulis kejadian ini di blog adalah curhatan curian yang dilakukan oleh sang penjual koran selama perjalanan dari fakultas psikologi sampai kutek (singkat).

Penjual: kak, beli kak.. buat bayar spp sekolah saya..
Gue: wah, maaf dek. saya nggak bisa baca koran
P: (tiba-tiba curhat) saya belum bayar spp kak, makanya saya jualan koran
G: (bingung) bukannya sekolah udah nggak bayar ya dek? kamu sd kan?
P: saya madrasah kak, madrasah masih bayar spp. saya juga harus nahan sakit. saya punya asma
G: ya allah, pindah aja ke sekolah dasar, nanti kan jadi nggak bayar
P: tapi rapor saya di tahan kak, saya harus bayar spp dulu baru bisa pindah
G: emh yaudah, ada kompas nggak?
P: saya ambil koran dari teman, ini aja hasil jualan saya bagi sama teman saya. yang kompas ada di teman saya kak..
G: yaaah.. saya maunya kompas. kamu kalau begitu kapan bisa bayar spp-nya. emangnya perbulan berapa dek?
P: Rp 48.000,- kak. saya belum bayar dua bulan..
G: jadi, Rp 96.000,- ?? (astaghfirullah)

kejadian sebelum kumandang adzan maghrib, kejadian di mana menghentakkan hati nurani gue. rasanya pengen di bikun nangis saat itu juga, satu bikun ngedengar percakapan gue dan si loper koran, anak yang tangguh. nominal spp dua bulan yang terkadang buat kami-kami adalah angka yang biasanya sudah maklum keluar dari dompet dua hari sekali, sedangkan bagi dia, spp dua bulan yang memaksa dia menjual koran? terenyuh, sakit banget hati gue. kalau ada uang, mau banget gue ketemu madrasahnya dan langsung bayar uang spp-nya.. tapi..

pelajaran yang berharga sore tadi. gue diajarkan untuk berhemat dan tidak boros, saling memberi dan peduli. masih banyak yang miskin serta kaum papa yang patut di bantu. kalau anda bisa membantu mengapa tidak dari sekarang, minimal dengan membantu biaya sekolah mereka, memupuk masa depan mereka.. semoga kejadian seperti di atas dari tahun ke tahun, si loper koran makin berkurang di Indonesia. Amin ya Allah :')

5.2.11

Boredom

Setiap rumah ada atap yang membatasinya dengan langit, setiap air akan tumpah dari wadahnya bila melebihi kapasitas. sama seperti itu, gue kayaknya udah mencapai limit kebosanan, atap dari rumah dan kapasitas dari wadah untuk menulis. dalam berbagai arti, menulis adalah segala hal bagi gue, teman hidup gue. tapi rasanya gue harus berhenti sesaat mengingat gue bosan dengan hidup gue yang dari tahun ke tahun sama-sama aja. mungkin kalau kalian sempat baca blog gue dari awal hingga sekarang, ada beberapa postingan yang isinya kira-kira bisa sama dengan postingan sebelumnya, karena kehidupan gue memang itu-itu aja. dan parahnya, akhir-akhir ini semakin menjadi-jadi parah. nggak nyangka hidup perkuliahan gue bakal sama aja kayak hidup sd, smp, sma gue. walaupun udah berusaha mengubah dengan ngekos, tetep aja kalau orangnya berkepribadian begini ya hasilnya juga tetep begini :')

so sad but I think I'll hiatus again, for awhile until I find the best moment or moment that I can shared. Adios, muchos :*

28.1.11

Rifle Green

It tears me apart
The thought of you
I want to see you smile
At me

But you're too far
I can't reach
So I have to make
With what is here

It feels like you're summer
Though I should know it isn't true
Seems I have to get by
Till I forget about you

He hears me, He knows
He knows of the nights, the thoughts
He knows what your wry face means
He knows what it means to me

Still my heart hinges on hope
That you're mine
Though I know it isn't true
It can't be

So I will wait
Till time proves
That it is true
That you aren't mine
Gue nggak ngerti sama diri gue sendiri. Sama sekali nggak ngerti.
Makin lama gue makin merasa kalau gue selama ini 'kosong'. Gue tertawa tapi hati gue nggak tertawa. Gue nangis tapi terkadang gue nggak tahu kalau gue nangis untuk apa dan buat siapa. dan, gue selalu ingin merasa di sayang teman-teman, sahabat, dan keluarga tapi gue nggak pernah bener-bener sayang.. karena gue 'kosong'.

selama ini gue hanya terisi ambisi, impian, nafsu, dan dendam. nggak lebih dari itu.
terkadang gue mau terlahir kembali, mengulang dahulu kala yang dulunya buruk di hidup gue, biar gue yang 'kosong' nggak akan ada.

Ya Allah, cuma engkau yang tahu, gue siapa. tapi kapan gue bisa sadar akan siapa gue ini?

#galau. so sorry

22.1.11

Mayday mayday!


see that? how busy i am for next six months will be. and I can't wait for it (huh?)
I'm human so I really getting bored super fast than anyone could be, I bored with my stuff, my activity in this holiday, my food, my laptop, my new gadget, and the internet! as expected, I reach the limit and sorry to say but I rigidly want my college life back, my boarding house again, my freedom, and my loneliness..

Several days again, and I can't wait!

20.1.11

Libur

Setelah hiatus panjang selama liburan dari menulis di blog tercinta bukan berarti liburan ini gue nggak di rumah terus, jalan jalan tiap hari, atau bahkan ke luar negeri. Nggak kok, nggak. Hampir sebagian besar waktu liburan yang gue punya, gue habiskan dengan berkutat di rumah, duduk di depan laptop, dan memutar dvd yang banyak di simpan di dalam hardisk. Selain itu, gue sibuk buka SIAK-NG ngurusin regol yang sampai sekarang belum tuntas juga kabarnya gimana.

Liburan kali ini emang gue rencanain untuk bertemu semua sahabat sma gue dan sahabat smp gue, menghabiskan banyak waktu dan perhatian penuh ke adik kecil gue, mendekatkan tali persaudaraan dengan adik kecil gue, bantu-bantu nyokap selagi di rumah biar nyokap seneng, belanja sama bokap biar hubungan gue sama dia membaik dan dateng ke kondangan serta acara keluarga yang selama enam bulan yang lalu udah jarang gue datengin karena kesibukan gue yang teramat padat.


Makan puas-puasin, melupakan acara diet mendiet serta olahraga sementara waktu mumpung di rumah, belanja sempuasnya mumpung pake duit orangtua, tidur malam bangun siang sepuasnya, semua itu gue lakukan atas dasar balas dendam karena semua hal di atas nggak bisa gue lakukan pas udah mulai ngampus.

Tinggal tersisa satu minggu lagi, liburan semester satu gue. Semoga gue bisa karaokean, ice skatingan, dan ketemu sama Dira dan Dinike yang susah banget ketemunya. Amin

ps: besok gue ada campus expo di sekolah. doain lancar yaa dan semoga mereka semua mau mencoba masuk UI atau presentasi kami bisa menambah pilihan mereka dan wawasan mereka tentang UI. Ayo masuk UI!

12.1.11

Regol UI

Kemaren sore tepat pukul 17.00 WIB adalah hari yang sangat lebay dalam hidup perkuliahan gue selama jadi mahasiswa. Lebay karena pada saat itu anak-anak FEUI yang jumlahnya banyak sekali masuk ke dalam satu situs secara bersamaan, mengakses situs tersebut secara bersama-sama untuk memperebutkan kelas-kelas ideal yang mereka harapkan, yang akan mendapatkan dosen yang baik nilai dan enak mengajar di posisi pertama atau Top Ten. Lebay to the max, saudara-saudara!

Nggak tahu deh yang lebay anak FE doang, atau anak-anak twitter  yang gue follow doang atau bagaimana, yang jelas beneran menguras tenaga. Banyak dari mereka sebelum regol sudah bermusyawarah H-3 mendiskusikan kelas mana, mau dosen mana yang akan di pilih. Jauh-jauh pergi dari rumah menuju tempat yang bisa berkoneksi dewa untuk menjadi Top Ten masuk situs, kalau yang nggak pake koneksi internet dewa niscaya, masuk ke situs tersebut langsung di sambut kata-kata: Internet Server Error bahkan lo bisa aja nggak beranjak ke situs tersebut sama sekali. Kalau udah begitu, dengan koneksi lemot lo yang akhirnya bisa membawa lo masuk ke home dan sukses masuk bagian add IRS, sudah dapat dipastikan kelas-kelas favorit dan kelas pagi akan penuh semua! menyeramkan! hanya tiga menit, semua langsung penuh. Padahal untuk berdiskusi mau pilih kelas yang mana butuh tiga hari tiga malam. Paling sedih dan tragis kalau udah diskusi panjang lebar, mau masuk SIAK-NG (situs tersebut) malah pakai error , kan gagal total semua tuh.

H- beberapa jam sebelum jam pembukaan regol (pilih kelas) biasanya anak-anak udah siap dan stand by di depan laptop dan komputer masing-masing. Keadaan memanas, tegang, dan semacamnya. Beberapa menit sebelum regol biasanya udah pada sibuk tekan F5 setiap 5 detik. Lebay deh intinya. Pada bunuh-bunuhan, perang-perangan, siapa cepat dia yang dapat. Semua memegang asas "demi kehidupan semester yang bahagia" membuat semuanya menghalalkan berbagai cara agar bisa aman dalam 5 menit saja. Sungguh anak-anak FE yang haus nilai.

oke, yang di atas keadaan sebenarnya dalam regol di FE UI. yang di mana gue juga kaget setengah mati soalnya semester kemaren diregolin sama kakak mentor, jadi gue selalu sekelas sama temen-temen OPK gue. Jadi enak, nggak ngerasain bunuh-bunuhan. Terus, semester dua ini baru di lepas sama mereka dan gue kaget ternyata begini toh keadaannya. Mau nggak mau gue harus siap, dan coba bertarung dengan yang lain. Ada yang menyikapi dengan santai, ada juga yang bikin persiapan biar nggak kalah dari yang lain. Kembali ke pribadi masing-masing dalam menyikapi regol ini. Kalau gue sih, gue milih untuk regol pada saat regol di buka. Ambil kelas yang bisa sekelas sama temen aja udah seneng. untuk masalah dosen itu kebaikan dari yang di Atas, semoga Allah memberikan yang terbaik buat semester ini.

Ada juga teman-teman gue, yang baru regol saat malam harinya. Santai banget, tapi harusnya regol yang di shuffle kayak begini sewajarnya disikapi dengan santai, nggak kayak penjelasan gue yang lebay di atas (padahal itulah kenyataannya).

Buat mahasiswa-mahasiswa baru yang akan menghadapi regol kalian yang pertama kali, ada beberapa saran gue buat kalian:
  • Internetnya jangan yang lemot, itu saran utama. Kalau nggak ada, bisa ke warnet terdekat atau ke kampus pakai wifi kampus kita yang super cepat
  • Jangan lupa kerja sama dengan teman-teman, biar bisa sekelas. Tentuin mau pilih kelas huruf apa, biar ada temennya, juga biar belajar nanti lebih semangat (kan ada temen)
  • Klik pilihan kelas terus save. Klik kelas terus save. dan seterusnya. Biar posisi kalian safe!
  • Kalau kata temen gue yang lebay: latihan klik kelas dulu. Bolehlah di coba.
  • Jangan tegang, santai aja.
  • Komunikasi dengan teman, udah sekelas semua belum. Jangan ninggalin teman. Kalau ada yang nggak sekelas, coba sms biar pilih kelas yang masih kosong biar bisa sekelas
  • Siapin jadwal jauh-jauh hari, tentuin mau pilih kelas yang mana dengan siapin juga kelas cadangannya. Jadi nggak usah repot dan bingung lagi kalau kelas pilihan pertama penuh atau ada temen kita yang nggak bisa sekelas
  • Kalau mencar-mencar juga, santai aja. Nanti juga ketemu teman baru di kelas baru.
Gitu aja tips dari gue, berdasarkan pengalaman kemaren malam yang menakjubkan. Adios!

11.1.11

Pro buat Tiffatul

Ya, saya setuju dengan tindakan pak menteri, berbeda dengan kebanyakan orang yang menentang aksi pemblokiran dan banned bagi RIM pada Blackberry. Setelah menyimak dengan seksama tayangan Metro TV hari ini pada pagi hari serta segala komentar dan kritik yang dilayangkan.

Ini pendapat saya, pikiran saya yang melayang setelah menonton acara tersebut, dan membuka beberapa situs yang membicarakan hal yang sama.

Bahwa, mereka (penduduk Indonesia pengguna BB) egois dan bodoh. Itu dua kata yang merangkum semua pernyataan yang akan gue paparkan di bawah.

Egois. iya, itu menurut saya. Kenapa? bisa di lihat sendiri kenapa satu statement tentang Blackberry bisa menimbulkan begitu besar reaksi dalam masyarakat. jawabannya sebagian besar penduduk Indonesia kebanyakan menggunakan Blackberry dan mereka tidak ingin dirugikan secara personal atas tindakan dari pemerintah ini. Seperti yang saya lihat di situs ini mayoritas marah karena merasa akan dirugikan; Blackberry-nya kalau di jual tidak laku lah, ada yang baru beli Blackberry-lah, dengan mengatasnamakan mereka tidak setuju dengan salah satu alasan Pak Tiffatul yang mengatakan pemblokiran RIM karena tidak ada filter situs porno. Padahal, kalau mereka mau membuka pikiran mereka, menghilangkan keegoisan mereka, mereka bisa melihat bahwa tindakan yang dilakukan pak menteri semata-mata atas nama Indonesia, menjunjungtinggikan kepentingan negara yang selama bertahun-tahun secara tidak sadar, masyarakat Indonesia telah di perah bagai sapi demi keuntungan pihak Kanada sana! apakah mereka nggak sadar? baru terbuai fasilitas yang sedikit saja sudah menjadi peliharaan pihak asing. Mana nasionalisme kita?

Mereka marah karena mereka dirugikan secara pribadi, terus kenapa mereka nggak marah atas apa yang dilakukan pihak RIM yang tidak mempatuhi ketentuan yang berlaku di Indonesia? Kerugian mereka pribadi bisalah dikatakan sekitar 5 Juta atau kurang. Tidak lebih. Lalu berapa besar kerugian negara ini? Triliunan! Per tahun! di mana nasionalisme kalian? ke mana rasa cinta terhadap negara ini? Kita nggak mau kan dijadiin pasar aja? belajar sejarah kan? apakah kita mau kembali cuma menjadi pelabuhan para pedagang Belanda dan Portugis yang menjajah kita? Pasti nggak.

Bodoh. Iya secara kasarnya begitu. Apa lagi kata-kata yang tepat untuk menggambarkan reaksi masyarakat terhadap issue ini. Betapa lucunya, masyarakat menghina pemerintahnya habis-habisan dan membela pihak luar sebegitunya. Bolehlah di hina, tapi kalau memang salah. Tapi apakah tindakan Pak Tiffatul ini salah? Saya rasa tidak. Dia hanya menjalankan tugasnya untuk menegakkan peraturan yang berlaku di Indonesia. Kenapa di hujat habis-habisan? Kenapa yang ingin mengakkan keadilan di lakukan semena-mena? Masyarakat apa kita ini?

Kebijakan Pak Tiffatul ini juga tidak serta merta membuat pengguna Blackberry kehilangan nilai guna dari handphone itu sendiri. Toh, kebutuhan utama untuk BBM, telfon, dan sms masih tetap berjalan seperti biasa. Kenapa kita ribut dan menghardik menteri kita sendiri sampai sebegitunya? Kalau untuk kelancaran berbisnis dan kemudahan mengakses internet, dengan bantuan jaringan provider kita masih bisa kok mengakses internet via BB kita tanpa RIM, walaupun nggak sehebat push-emailnya. Untuk email, bisa lah kembali ke laptop anda dengan portable modemnya. Apa yang diributkan toh?

Yang jelas, saya buka komplotan di pihak mana pun, saya bukan antek-antek Pak Tiffatul sehingga mau membela dia, saya juga nggak kenal dan di bayar. Saya hanya mengungkapkan pendapat pribadi saya, yang tercipta karena media massa. Saya hanya mahasiswa semester satu menuju dua yang mencintai negeri ini lebih dari dirinya. Mohon saran dan kritik kalau ada yang tidak berkenan. Terima Kasih :) No offense ya, pengguna BB :)

8.1.11

Blackberry, No

Sounds like a bamboo who loud a lot with boo! This week i planned to buy the thing that most of people in Indonesia have; Blackberry, but the end of this week, I got news about government will blocked Blackberry Messenger or BBM in Indonesia. Oh God, thanks for saving me, maybe I will buy the other brand, just make a note for me: I will not spend my money to buy Blackberry. No, no, no.

GPA

Something will turn out sweet or even sweetest if we add our effort with. and that's what and how happened to my GPA's number anyway; the most seeing things i want to see in this holiday at my SIAK-NG user. That number(s) however not so great and bad neither, just like always painted and showed from my face, the composition of words which turning out: average.

Forget about the report of my GPA, the day after tomorrow is the day of my next life. which is that means war will begin to get the luckiest class in second semester. I don't know who i will spend almost my time with in next semester but I just keep my mind to get the things relax, so I won't take this things seriously, I'll do this with my joy and happiness.

My goal: already set, please God allow me to do this :')

3.1.11

KOMPeK 13

Have you know about the biggest high school economics competition in Indonesia? If the answer no, please say Hi to KOMPeK 13 ! This competition will be held in Faculty of Economics, University of Indonesia, and the registration still open until January 11st  2011. So what are you waiting for? Make a team and list up your school's name via our website KOMPeK 13
SMANGKOK!!

My Aura

Yellows are the most fun-loving, free-spirited, energetic, and childlike personalities in the aura spectrum. Yellows are wonderful, sensitive, optimistic beings, whose life purpose is to bring joy to people, to have fun, and to help heal the planet. Yellows can either be very shy and sensitive, or they can be the life of the party. These playful characters have a great sense of humor. They love to laugh and to make others laugh. Yellows believe life is to be enjoyed. They like to live life freely.

Okay, a while ago i clicked the app what-color-is-your-aura and got Yellow. I don't believe this, but seems like most of the text said about me are true. Okay, i'll keep this for my memory.

Hai anak kelas tiga SMA :)


Gue tahu kenapa banyak yang datang ke blog gue tanpa sengaja dan tanpa meninggalkan jejak (no manner), karena ada satu post yang lagi di cari banget sama kalian, adik-adikku anak kelas tiga SMA :) Oh iya, di kebelakang-belakang juga ada posting lain tentang UI dan FE juga tips belajar, serta cara milih jurusan. Bisa di search pake alat pencari di atas clock di blog gue.

Akhir kata, selamat berjuang buat kalian ya :) sering-sering aja latihan soal dan bertanya, di bawa santai aja belajarnya, jangan dijadiin beban, lama-lama nanti kalian akan terbiasa buat belajar lama dan soal-soal yang tadinya susah bisa jadi gampang karena kalian udah latihan terus. Dan jangan lupa, dalam memilih universitas serta jurusan yang terpenting selain kepintaran, adalah strategi kalian dalam memilih. Pikirkan hal yang nggak terpikirkan oleh orang banyak, dan voila! peluang kalian masuk juga lebih besar. Liat juga kuota bangkunya ya, seberapa besar chance yang kalian miliki.

Semangat ya kalian semua, dan sampai ketemu di Universitas Indonesia :*
kalau mau tanya, just  leave a comment

2.1.11

Nyeri Hati

Tenggorokan gue agak sensitif dengan minuman bersoda dan makanan yang bikin gatel. Kalau udah makan makanan yang model begitu, gue biasanya langsung menderita radang tenggorokan atau panas dalam. Karena gue punya amandel (dan parah) sekalinya gue radang tenggorokan, rasanya bisa sakiiiiit banget buat nelan ludah, apalagi kalau udah mau tidur, beh! pengen banget rasanya nusuk tenggorokan saking sakitnya.

Kalau udah begitu, gue biasanya cepet-cepet minum obat batuk. Tapi entah kenapa dua bulan yang lalu, untuk pertama kalinya gue mendapatkan efek samping dari mengonsumsi obat sirup ini: Nyeri pada hati (liver). Nggak tau itu nyeri di hati atau lambung atau paru paru (?) pokoknya di sebelah kiri badan gue, langsung nyut-nyutan, di sekitar perut, kayak mules gitu, tapi bukan mules mau ke belakang, mulesnya nyeri dan sakit parah! Pas sakit itu datang, gue langsung berbaring dan guling-guling di kasur saking nahan sakitnya. Bisa 30 menit baru hilang rasa sakitnya. Sebulan kemudian gue lupa sama kejadian itu, dan minum obat batuk lagi karena di suruh orang tua biar cepat sembuh batuknya. Kejadian yang sama terulang lagi, dan gue sampai nangis nahan sakitnya.

Hari ini, gue minum obat batuk tapi yang kapsul karena gue nggak mau kejadian nyerinya terulang. Tapi barusan selama 10 menit gue menahan rasa sakit yang amat sangat di tempat yang sama, dengan terguling-guling di atas kasur, keringetan, nahan sakiiit yang parah! oh tuhan, efek  samping itu enggak banget ya :'(

1.1.11

2011!

I can't make a great kaleidoscope because my bad memories, but despite the bad things happen in last year, I was admitted that 2010 is the best year of my life. Thanks, Allah.

Really, i can't make the list of them but my memory about acceptance me in UI. 

2011, i'm begging you. Many hopes i gave to you about my education life and my love life. can you beat 2010 to be my best year in my life? I hope so, amin amiiin.

Happy New Year and Fireworks!

HAPPY NEW YEAR 2011, people!

Trademark of festive to celebrate the countdown in new year for sure is big fireworks up in the sky, right? what else? hmm. corn roasted or grilled fish and sate? if that true, now i'll talk about this tradition of the world.

I just wonder, why we did something bad to earth in the first new age of earth with made so many carbon dioxide? i knew the fireworks are beautiful, and the new year eve will so bored without them, but can we make our eve great without make something bad to our earth? where are go-green idea in this case? why don't we make some fireworks with less carbon dioxide?


i am just too care with my earth, our earth. so that's why i don't like too many fireworks in the first day of new year. i do care with the smoke after beautiful flower in the sky left. i do care so much. please, someone. stop do that things. please, people. care about this things. thanks :)

Kartu Indosat kamu hilang?

Buat kalian yang kehilangan handphone dan nomor yang kamu pakai di handphone itu udah di pakai bertahun-tahun, sehingga banyak kenalan kamu yang udah tau kamu dengan nomor itu atau sim card kamu rusak? Jangan buru-buru ganti nomor dan kasih tau nomor baru kamu ke kenalan kamu, karena kamu bisa mendapatkan nomor Indosat lama kamu dengan mudah kembali :)

Caranya gampang! Cuma datangin aja Galeri Indosat terdekat di daerah kamu (bisa lihat di sini) dan membawa persyaratan yang diperlukan, yaitu:
  • Kartu tanda penduduk (KTP)
  • Uang Rp 10.000,- untuk uang administrasi
Mudah kan? Hanya menunggu sekitar setengah jam, kartu baru kita siap di bawa. Bisa diaktifkan biasanya jam 19.00 dan sayangnya, list contact pada sim card lama kita serta sms yang masuk ke dalam nomor kita selama kartu kita inactive tidak bisa di lihat pada nomor yang baru kita urus ini. Tapi sisi positifnya, mereka masih bisa menghubungi kita dengan nomor lama kan? :)

Semoga informasinya bermanfaat ya. (Sumber: dari pengalaman pribadi)

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Indonesia Tahun 2011

Rabu, 29 Desember lalu Direktorat Kemahasiswaan Universitas Indonesia mengadakan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru Universitas Indonesia. Informasi disampaikan di Rektorat UI lantai 9 oleh Muhammad Anis selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Indonesia, adapun peserta yang hadir ialah paguyuban-paguyuban daerah dan Departemen Kesejahteraan Mahasiswa BEM UI. Berikut ini disampaikan informasi terkait dengan penerimaan tersebut.

Jalur Penerimaan S1 Reguler

Berdasarkan Peraturan Menteri No. 34 tahun 2010 jalur masuk perguruan tinggi hanya dilakukan melalui ujian mandiri yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi tersebut atau selanjutnya disebut sebagai jalur mandiri serta jalur seleksi nasional, yakni melalui SNMPTN. Adapun untuk UI, jalur PPKB dan SIMAK UI dikategorikan sebagai jalur mandiri

Adapun kuota dari masing-masing jalur adalah:
1. Jalur Mandiri (UI:PPKB + SIMAK) maksimal 40%
2. Seleksi Nasional (SNMPTN) yang terdiri dari jalur undangan (minimal 10%) dan jalur tertulis (minimal 20%)

I. Penerimaan UI untuk S1 Reguler

Jika pada tahun lalu PPKB dan SIMAK UI menyediakan kuota yang amat besar untuk para siswa masuk ke UI, yakni sebesar 60% maka pada tahun ini dibatasi hanya maksimal 40% saja. Adapun pembagian kuotanya antara keduanya adalah:

>> PPKB: maksimal 25%
>> SIMAK UI: minimal 10%

II. Penerimaan Nasional 

Yang dimaksud dengan penerimaan nasional hanya SNMPTN. Sedangkan untuk jalur masuk UMB ditiadakan pada tahun ini. Peraturan Menteri No. 34 tahun 2010 mengharuskan setiap perguruan tinggi di Indonesia untuk memberikan kuota masuk minimal 60% melalui jalur SNMPTN . Hal inilah yang membuat kuota masuk melalui PPKB dan SIMAK UI berkurang drastis. SNMPTN sendiri menyediakan dua cara untuk masuk ke perguruan tinggi negeri, yaitu:

a. SNMPTN Jalur Tertulis

Jalur tertulis adalah jalur yang lazim kita temui dalam praktek sehari-hari, dimana para calon mahasiswa mendaftar lalu mengerjakan soal-soal ujian. Kuota masuk melalui jalur ini adalah minimal 20%

b. Jalur Undangan

Merupakan mekanisme Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri berdasarkan penjaringan prestasi akademik, tanpa ujian tulis yang ditujukan kepada SLTA atau sederajat. Adapun persyaratan untuk masuk melalui jalur undangan antara lain:

1. Peserta Jalur Undangan ialah sekolah.
2. Kepala Sekolah mengirimkan siswanya yang sedang duduk di kelas 12.
3. Siswa yang dikirimkan (direkomendasikan) memiliki prestasi akademik yang konsisten pada setiap semesternya dan serendah-rendahnya berperingkat 25% terbaik di kelasnya.

4. Di rancang bahwa:
    * Setiap Siswa Pelamar dapat memilih 2 (dua) PTN yang diminati.
    * Siswa pelamar dapat memilih Program Studi yang diminati dalam PTN yang dipilih maksimal 3 (tiga).

SNMPTN jalur undangan ini hampir sama dengan program PPKB UI atau PMDK perguruan tinggi lain. Namun, yang membedakan keduanya adalah:

1. PPKB merupakan program UI sendiri , setiap sekolah baru dapat mengajukan siswanya apabila sekolah tersebut mendapatkan undangan PPKB dari pihak UI. Adapun sekolah yang diundang adalah sekolah yang telah melalui uji kelayakan oleh UI baik dari segi kualitas sekolah itu sendiri maupun kualitas alumni yang sedang belajar di UI.

2. Jalur Undangan merupakan program pemerintah, untuk dapat mengajukan siswanya ke perguruan tinggi, sekolah tersebut tidak perlu mendapatkan undangan khusus dari perguruan tinggi negeri yang dituju. Jadi, melalui jalur ini semua sekolah dapat mengajukan siswanya ke UI atau perguruan tinggi negeri lain asalkan siswa tersebut berprestasi serendah-rendahnya berperingkat 25% terbaik di kelasnya.

Pelaksanaan Penerimaan

Penerimaan S1 Reguler:
1. PPKB : November 2010 – Januari 2011

2. SNMPTN
    a.Jalur Undangan: Februari – April 2011 (Tentativ)
    b.Jalur Ujian Tulis: Setelah Pelaksanaan UN

3. SIMAK UI: Awal Juli (Tentativ, tergantung pada pelaksanaan SNMPTN)

Penerimaan Program Pendidikan
>> Vokasi, S1 Kelas Paralel, S1 KKI, S1 Ekstensi,
>> S2, S3 dan profesi/spesialis Gelombang 2

Dilakukan melalui SIMAK UI yang direncanakan diselenggarakan pada awal Juli (Tentativ, tergantung pada pelaksanaan SNMPTN.

Seperti itulah kira-kira informasi yang disampaikan kemarin. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi Departemen Kesejahteraan Mahasiswa Universitas Indonesia.

(Rewrite from: Grafity FISIP UI)