16.5.10

Cukup!

Gue mau nangis.

Nangis untuk kebahagiaan serta nggak rela untuk orang tua gue.
Gue bangga banget bisa membuat mereka bahagia melihat gue menaiki satu tangga kesuksesan. Saking bangganya, orang tua gue rela membeli semua perlengkapan kos-kosan gue.
Awalnya gue senang. Senang banget malah. Gue yang anak tertua dari empat bersaudara ini sejujurnya selama tiga tahun bersekolah di enam satu jarang banget dibelikan baju, sepatu, atau apapun yang berbau baru.
Semuanya ditujukan untuk adik kecil gue, Kyla yang tersayang. Yang tepat tiga tahun lalu lahir.
Gue rela dan gue sama sekali nggak pernah keberatan. Toh, rejeki masing-masing ada waktunya.
Dan sekarang mungkin waktunya gue mendapatkan rejeki itu.
Sumpah, melimpah banget hadiah-hadiah dari orang tua gue :') Septu, baju, celana, barang-barang lucu, tas..
Tapi kemarin, gue lihat mereka udah mulai pusing dengan biaya yang nggak sengaja mereka keluarkan karena saking senangnya. Hari ini mereka beliin gue lagi.
Dan gue sekarang nggak tahan untuk nangis.

Ya Allah, aku merasa ini nggak setimpal. Ini terlalu berlebihan untuk aku. Udah cukup, aku nggak perlu banyak hadiah dari mereka, aku hanya minta mereka bahagia. Aku hanya minta kehadiran mereka setiap minggu di rumah dengan sehat saat aku tinggal. Udah cukup materi yang mereka belikan untukku, udah cukup. Nggak apa-apa kalau aku biasa-biasa aja. Yang penting nanti aku bisa sukses. Nanti aku bisa bikin mama papa bahagia lagi, bisa bikin mama papa naik haji, bisa beliin mama papa baju celana baru..
Bisa bantu mama papa biayain uang sekolah adik-adik.. Nggak perlu materi-materi ini,
Maafin aku udah bikin mama papa keluar uang banyak. Biarin aku dalam kesederhanaan, biar aku yang beli segalanya dengan uang hasil keringatku, mama papa cukup medukung aku, jangan bikin aku sedih lagi ma.. paa.. dengan melihat uang kalian terperas begini..

Gue nangis beneran..

4 s'inscrire:

diza said...

gw aja kasian sama org tua gw...
udah ngeluarin banyak uang, dan gw takut ngecewain kom...

Nadya Komanechi said...

nggak dis, lo jangan takut dulu. jangan takut sama kegagalan, lo pasti bisa kok!

Putri Ariani said...

aaah nad... gue terharu bacanyaa..

Nadya Komanechi said...

kayaknya postingan gue bikin lo sedih mulu put hahaa