3.3.12

Waktunya ya.

Tadi saya menangis, sebelum angka kembar nol muncul di jam dindingku, saya menangis.
Meratapi kesedihan yang melenggu di dada, karena kebebasan dan keceriaanku terbatasi oleh suatu hal.
Harusnya tidak sampai mengeluarkan air mata, tapi entah kenapa rasanya sesak. Jadinya, tadi meledak.

Saya malas bercerita detil kepada siapapun kenapa-apa yang menyebabkannya. Sudah sifat dari kecil. Stubborn and independent. Menangis yang satu ini juga meledak mungkin karena semua rasa sakit, sedih, kesal, benci, mengumpul menjadi satu, campur aduk, dan tampaknya tidak bisa ditampung lagi.

Tapi jadi lega. Mari tersenyum dan bergembira lagi menghadapi esok hari :)

0 s'inscrire: