Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
Kesedihan yang selalu aku bawa saat melewati tempatmu, bis kuningku yang berbelok ke arah fakultasmu, dan ketidaktahuanmu yang perlahan-lahan menyiksaku.
Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
Perjuangan keras yang terpatri di setiap heningmu, langkah gontaimu di setiap malam sunyi, dan bunyi gesekan buku dan kertas diktat kuliahmu membuat aku kuat bertahan.
Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
Keikhlasan bukanlah hal yang mudah didapatkan, apalagi dilakukan. Dirimu yang bukan milikku kapan saja bisa menjadi milik seseorang. Aku yang hanya menunggu di belakang, pasrah melihatmu berjalan tegap menyongsong masa depan cerah.
Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
Bahwa, aku bukanlah yang terbaik untuk dirimu yang terindah akhlaknya, budi pekertinya. Bahwa aku ikhlas melupakanmu, melewatimu dalam hening, tanpa menengok bagaimana kabarmu kini.
Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
diriku tidak pantas untukmu.
Terima kasih banyak kak, aku belajar banyak hal selama ini.
Salam kasihku, untukmu.
Seseorang yang mahsyur namanya, dan kepribadiannya.
Doaku menyertaimu.
Bonjour visiteur!
Welcome to my blog. Hopefully this blog can be useful for you - maybe a little. Do not forget to leave comments or chat in the chat box, please.
Thank you for all the pray and support for me. Now i officially a fresh-men in University of Indonesia, Economic Faculty department of accountancy.
Stay to read my blog, i'll share more stories in my live.
Regards,
Nadya Komanechi
Regards,
Nadya Komanechi
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






0 s'inscrire:
Post a Comment