1.2.12

Carpe diem

Kemarin ada suatu kejadian yang lagi-lagi terjadi sama persis di bulan Januari. Ketika suatu hal yang ingin saya lakukan tidak tercapai. Ketika hal tersebut, sudah saya buat rencana panjangnya namun ternyata gagal untuk saya dapatkan.

Ya, tahun lalu saya mendaftar salah satu kepanitiaan bergengsi di fakultas saya. Di mana akhirnya saya mendapatkan kesempatan pada gelombang kedua untuk bergabung, dan mendapatkan begitu banyak pengalaman dan teman dari sana. Tapi tetap saja, kejadian pahit di pertengahan Januari itu membekas dihati. Ada rasa kesal apabila mengingat hal-hal yang harusnya aku dapatkan bila dapat bergabung dengan mereka.

Dan tahun ini, kejadian pahit terulang kembali. Saya ditolak oleh salah satu organisasi. Sudah sampai pada tahap wawancara, namun karena suatu kebimbangan yang melanda saya, membuat cara berbicara saya kepada pihak pewawancara terpengaruhi. Mungkin itulah jawaban doaku malam sebelumnya.

Mempertimbangkan otakku yang pas-pasan dengan indeks prestasi kumulatif yang juga pas-pasan, tidak ada toleransi lagi bagiku untuk terus melalaikan tugas untuk belajar dengan sungguh-sungguh. Terlalu banyak aktif di kampus ternyata tidak begitu memberikan banyak manfaat; terkadang membuatku terlalu stress dan uang habis terkuras, pola makan berantakan, dan tugas dosen terbengkalai. Belum lagi komitmen yang mengikatku untuk mau tidak mau terpaksa cabut kuliah atau asistensi kelas demi hadir di dalam acara.

Diskusi panjang lebar dengan senior, dengan para dosen pembimbing, dan akhirnya kepada orang tua. terpaksa aku memutuskan untuk mengurungkan niat berorganisasi dan kepanitiaan terlalu banyak untuk semster ini. Ada begitu banyak pencapaian baru yang benar-benar baru, yang harus kutempuh di semester ini. Rencananya, minggu depan aku akan menyempatkan membuat 'garis start' pencapaian baru itu. Bersama-sama dengan sahabatku yang memiliki tujuan serta visi misi yang sama, semoga aku bisa terus tetap fokus dan tidak mudah tergoda rasa nafsu untuk aktif dalam lingkungan.

Anyway, guys. Semester empat di fakultas ekonomi jurusan akuntansi benar-benar wow. Dengan adanya kebijakan baru dari Biro Pendidikan yang memperbolehkan mahasiswa dengan IPs >3,5 mengambil 24sks membuat gempar satu fakultas. Bagaimana tidak, 21 sks di FE sama dengan cerdas. 24 sks? bisa dimusuhi dan dianggap orang ambisius se-fakultas kali ya haha.

Hal ini muncul karena FE tidak memperbolehkan adanya semester pendek bagi mahasiswanya yang ingin cepat lulus (3,5 tahun). Semester pendek hanya ada bagi mereka yang ingin mengulang mata kuliah. Itu adalah kabar indah bagiku dan temanku, dimana salah satu pencapaian kami dapat terwujud.

Setelah menulis, perasaan tertekan, bersalah, campur aduk yang dari kemaren malam aku rasakan sekarang berangsur-angsur hilang. Semoga apapun yang telah aku tempuh selalu diberikan restu dan ridho-Nya sehingga menjadi yang terbaik bagiku kedepannya.

Semangat regol!

*besok aku akan syuting bareng teman-teman untuk mencari dana di acara reality show tivi segitiga biru, yang pagi-pagi itu loh. Doakan aku menang yaa, soalnya temanku udah dua kali menang ;)

0 s'inscrire: