28.5.12

Infeksi darah

Dulu pas belajar biologi di SMA, gue inget banget tertarik banget-bangetan sama bab yang ngebahas darah dan penyakit-penyakitnya. Juga senang banget nonton drama yang isinya ada penderita leukimia yang menderita. Gue sih santai-santai aja, karena siapa kira kondisi itu sebegitu dekat dengan diri gue, sekarang.

Kejadiannya minggu lalu, gue tiba-tiba di malam hari terkena radang tenggorokan. Badan mulai nggak enak dan sakitnya tenggorokan dalam satu jam parah bukan main. Malas dibawa tidur, karena takut bangun-bangun bakal tambah parah, akhirnya gue paksakan begadang sampai pagi. Akhirnya ketiduran.

Bangun-bangun, badan langsung bereaksi nggak enak. Panas mulai naik dan tenggorokan parahnya minta ampun, dipaksa bawa mandi karena hari itu harus pergi ke kampus, untuk menjalani kuis terakhir di kelas SIM. Di kelas, menderita separah-parahnya menahan panas badan dan mata yang meminta untuk ditutup. Di kelas, AC terasa semakin dingin, duh badan panas tapi meriang, plus tenggorokan sakitnya subhanallah.

Kepala mulai pusing, dan kuis yang diakhir kelas terasa lama banget dimulai. Kuis akhirnya berakhir dengan mendapatkan nilai yang pas-pasan karena kepala pusing parah, nggak bisa diajak berpikir. Pulang kekosan, menghadang teriknya matahari, kepala jadi bukan pusing, tapi sakitnya subhanallah!

Akhirnya karena nggak kuat, sampai kosan langsung ambil jaket dan tidur. Itu pukul 12 siang, setelah minum obat yang ada di tempat obat, seadanya dari PKM UI setahun yang lalu-- yang kayaknya masih bisa diminum karena nggak lewat masa kadaluarsa.

Klimaksnya, pas bangun tidur. Kepala sakitnya....... dibelakang kepala, dibagian tempat otak kecil, itu sakitnya kayak dipukul palu, ratusan palu. Keringat keluar parah banyak banget, dan yang parahnya gue sesak nafas sampai batuk-batuk. Duh, mana siang-siang pada kelas semua, dikosan sepi. Akhirnya gue teriak teriak kesakitan sepuasnya, mumpung kosan beneran kosong.

Orang tua satu jam kemudian datang menjemput, gue segera dilarikan ke UGD. Di sana, dokter langsung larikan gue ke laboratorium untuk di cek darahnya. Dan hasilnya, diluar dugaan. Gue kira gue sakit typhus... seperti biasanya. Ternyata, gue kena Sepsis atau Infeksi darah, dimana kadar leukosit gue tinggi diatas kadar normalnya: 22.000/10.000....

Untungnya, pnyembuhan gue cuma butuh sehari karena besoknya gue harus masuk untuk presentasi akhir makroekonomi dan ekonomi moneter. Gue dikasih antibiotik dan berbagai macam obat untuk mempercepat penyembuhan radang gue, biar leukosit dalam tubuh gue nggak bereaksi berlebihan terhadap bakteri yang ada.

Yang gue takutin adalah setelah membaca beberapa ulasan tentang infeksi darah dan menemukan kalau penyakit gue nggak jauh-jauh dengan...... Leukimia atau kanker darah yang terkenal ganasnya itu.
Salah satu tanda seseorang mengidap leukemia adalah kerap mengalami perdarahan atau luka yang berlebihan. Jika Anda atau anggota keluarga atau teman Anda yang sering mengalami luka atau mengeluarkan darah yang tidak wajar, sebaiknya berhati-hati. Sebab bisa jadi orang tersebut tengah terserang leukemia. Ciri-ciri leukemia lainnya adalah saat seseorang mudah terkena infeksi. Hal ini disebabkan karena sel darah putih tidak bisa berfungsi secara normal sehingga infeksi mudah terjadi. Oleh karena itu, pada umumnya penderita leukemia sering terserang infeksi seperti radang amandel, luka di mulut, radang paru-paru, diare, dan berbagai jenis infeksi lainnya. Penderita leukemia juga rentan mengalami kekurangan darah (anemia), sesak nafas dan pucat di wajah. Gejala leukemia juga kadang mirip orang yang terserang flu, seperti mengalami sakit kepala, demam, menggigil kedinginan, dan penurunan berat badan secara tiba-tiba.

Wallahu alam. Semoga saya baik-baik saja dan terhindar dari penyakit ini, amin

0 s'inscrire: