Gue kadang berharap ada seenggaknya satu orang yang akan (nantinya) setia di sisi gue. Bukan dalam ikatan pernikahan atau keluarga, bukan juga teman.
Secara pribadi walaupun gue nggak berniat menentang aturan agama, gue nggak mau menikah. Udah gue state beberapa kali di blog ini, setiap tahun. Nggak tahu ada dilemma apa dahulu kala dengan gue, cuma 'mungkin' gue udah muak dan nggak percaya lagi dengan kepercayaan orang-orang yang berwujud palsu (if you knew what I mean).
Sejujurnya, gue nggak interest dengan hubungan romantisme apapun bentuknya. I'm not kind of people who like it. Still, restate that I'm normal. Bisa dibilang freak kesibukan dan terlalu takut diperhatiin orang. masochist dalam artian mental. really I should go to pschyatrist someday.
Tapi yang gue berikan ke orang lain adalah kebalikan dari yang gue inginkan. Gue seneng banget merhatiin seseorang, peduli dengan mereka, tapi udah. segitu aja, no further relation. spreading signal 'wanna make a friend with me' to anyone besides me. anyone! gue gila interaksi sosial, dan kadang merasakan disonansi teramat sangat karena udah trade off dengan waktu yang berharga.
dan sampai sekarang masih 'terlalu peduli' dengan orang yang nggak peduli sama sekali dengan diri gue, mau gue mati kek hidup kek ngapain kek, dia nggak peduli. tapi setiap detik waktu luang berharga yang gue punya, entah kenapa yang gue ketik di bb adalah nama dia. gue yakin ini namanya kutukan. dan gue selalu berusaha ngobatin diri, tapi ya gitu-gitu aja. bolak-balik suka terus benci terus suka lagi.
Yah tapi semua berubah. hampir semua keadaan diatas entah bagaimana caranya kini berangsung-angsur berubah. Walaupun masih belum bisa tertawa lepas di semester tiga ini, gue mau menyusun puzzle kehidupan yang diberikan Allah dengan santai. menikmati diri gue apa adanya dan mau tahu sampai kapan prinsip yang gue pegang ini bisa runtuh (dan siapa yang berhasil meruntuhkannya)
Isn't like a game, huh?
10.11.11
9.11.11
DOCDAYS 2011 and 34th JGTC
Good night, November :)
It’s been ages since I last write on this blog. Too many things went in and went out, took lots of moments of my life.
Rasanya senang banget bisa log in di blogger dan punya waktu untuk menulis sobekan kisah kuliah gue, setelah kemarin-- akhirnya! gue selesai menjalankan mid-test di semester tiga yang subhanallah melelahkan dan makin lama makin complicated.
*Brainstorming sebentar*
Memasuki awal semester kemaren, gue akhirnya memutuskan untuk nggak ambil full sks kuliah dikarenakan kecerobohan gue yang nggak bisa nolak nafsu daftar kepanitiaan. Untungnya, gue memberanikan diri untuk mundur mengikuti tahap seleksi selankutnya dari SEA GAMES, walaupun dengan penyesalan yang amat sangat.
Walaupun SKS udah didrop, walaupun jadwal kuliah udah jadi kosong.. tetep nggak bisa ya seorang anak FEUI gabut. Gue jadi hormat sama mahasiswa/i yang gabung HMAGA (himpunan mahasiswa gabut) yang di FEUI. Gue, personally, waktu tidur 8 jam aja, udah sangat-sangat berarti. Kalau emang bisa tidur selama itu, di hari biasa, biasanya bakalan bangun dengan perasaan bersalah, stress, dan panik. Dan untuk tiga hari kedepan adalah waktu emas gue untuk tidur sepuas-puasnya tanpa merasa bersalah.
Anyway.. nggak juga sih.
Minggu depan, gue akan memulai dua acara penting yang gue panitia-in.
DOCUMETARY DAYS 2011
singkatnya adalah acara kompetisi pembuatan film dokumenter dan pemutaran film-film dokumenter.
Dimulai tanggal 14-15th Nov di auditorium FEUI,18th Nov di CCF Salemba, dan malam penganugerahannya 19th Nov di atamerica, Pacific Place Jakarta.
aren't we great? benar-benar kerja keras banting tulang muter otak buat ngerjain segala urusan kepanitiaan. tapi semuanya dilakukan dengan hati senang, apalagi kalau lihat senin nanti acaranya bakalan bagus dan sukses. Di acara ini gue jadi vice coordinator Sponsorship. benar-benar pengalaman baru dan luar biasa hebat. Jadi punya banyak relasi dan link, bisa ngehandel marketing perusahaan, dan jadi akrab dengan para PI :")
34th JAZZ GOES TO CAMPUS-- Jazz The Way It Is
Nggak usah dijelasin, udah tau apa kan ya? :)
Update terheboh yang bikin gempar adalah betapa memang kerennya panitia acara ini!
You must know it, we CAN bring NOUVELLE VAGUE from France to perform on our stage!
Great? Ya kaaaan. walaupun sangat sibuk sebagai Jazz Communion yang ngurusin roadshow ke Bandung dan Lampung, walaupun dosen koperasi gue, Bu Suyanti marah-marahin gue kenapa ikut acara jazz, gue nggak masalah. It was worth even one second.
--------------
Jadi, tanggal 13 nanti sampai akhir minggu gue akan jadi dual agent. Acara roadshow dan DocDays dimulai berbarengan. Gue harus stay di Bandung karena itu adalah main event divisi gue dan syukurlah di docdays gue hanya orang di balik layar. Tapi nggak pengen ninggalin DocDays setelah ngelihat sinopsis film-film yang akan diputar besok senin. Ini ulasan sinopsis yang akan ditayangkan di Screening In FEUI
Nggak sabar nonton DocDays ya? gratisan loh ini. Kalau mau tau cara daftarnya check timeline @DocDays2011
Nggak mau ketinggalan kesempatan nonton murah Nouvelle Vague dan Glen Fredly dan Idang Rasjidi dan... lain-lainnya? Atau kamu belum tau kalau beli tiket pre-ordernya bakalan dapat kesempatan memenangkan tiket PP JKT-AMSTRDAM dan tiket PP JKT-BALI ??
Kemana aja lo. Cepetan order tiketnya ke gue ya, just mention @inconnukoma. Sebelum ke-ha-bi-san.
Adios fellas.
Best hug from me.
It’s been ages since I last write on this blog. Too many things went in and went out, took lots of moments of my life.
Rasanya senang banget bisa log in di blogger dan punya waktu untuk menulis sobekan kisah kuliah gue, setelah kemarin-- akhirnya! gue selesai menjalankan mid-test di semester tiga yang subhanallah melelahkan dan makin lama makin complicated.
*Brainstorming sebentar*
Memasuki awal semester kemaren, gue akhirnya memutuskan untuk nggak ambil full sks kuliah dikarenakan kecerobohan gue yang nggak bisa nolak nafsu daftar kepanitiaan. Untungnya, gue memberanikan diri untuk mundur mengikuti tahap seleksi selankutnya dari SEA GAMES, walaupun dengan penyesalan yang amat sangat.
Walaupun SKS udah didrop, walaupun jadwal kuliah udah jadi kosong.. tetep nggak bisa ya seorang anak FEUI gabut. Gue jadi hormat sama mahasiswa/i yang gabung HMAGA (himpunan mahasiswa gabut) yang di FEUI. Gue, personally, waktu tidur 8 jam aja, udah sangat-sangat berarti. Kalau emang bisa tidur selama itu, di hari biasa, biasanya bakalan bangun dengan perasaan bersalah, stress, dan panik. Dan untuk tiga hari kedepan adalah waktu emas gue untuk tidur sepuas-puasnya tanpa merasa bersalah.
Anyway.. nggak juga sih.
Minggu depan, gue akan memulai dua acara penting yang gue panitia-in.
DOCUMETARY DAYS 2011
singkatnya adalah acara kompetisi pembuatan film dokumenter dan pemutaran film-film dokumenter.
Dimulai tanggal 14-15th Nov di auditorium FEUI,18th Nov di CCF Salemba, dan malam penganugerahannya 19th Nov di atamerica, Pacific Place Jakarta.
aren't we great? benar-benar kerja keras banting tulang muter otak buat ngerjain segala urusan kepanitiaan. tapi semuanya dilakukan dengan hati senang, apalagi kalau lihat senin nanti acaranya bakalan bagus dan sukses. Di acara ini gue jadi vice coordinator Sponsorship. benar-benar pengalaman baru dan luar biasa hebat. Jadi punya banyak relasi dan link, bisa ngehandel marketing perusahaan, dan jadi akrab dengan para PI :")
34th JAZZ GOES TO CAMPUS-- Jazz The Way It Is
Nggak usah dijelasin, udah tau apa kan ya? :)
Update terheboh yang bikin gempar adalah betapa memang kerennya panitia acara ini!
You must know it, we CAN bring NOUVELLE VAGUE from France to perform on our stage!
Great? Ya kaaaan. walaupun sangat sibuk sebagai Jazz Communion yang ngurusin roadshow ke Bandung dan Lampung, walaupun dosen koperasi gue, Bu Suyanti marah-marahin gue kenapa ikut acara jazz, gue nggak masalah. It was worth even one second.
--------------
Jadi, tanggal 13 nanti sampai akhir minggu gue akan jadi dual agent. Acara roadshow dan DocDays dimulai berbarengan. Gue harus stay di Bandung karena itu adalah main event divisi gue dan syukurlah di docdays gue hanya orang di balik layar. Tapi nggak pengen ninggalin DocDays setelah ngelihat sinopsis film-film yang akan diputar besok senin. Ini ulasan sinopsis yang akan ditayangkan di Screening In FEUI
SINOPSIS FILM
SCREENING IN DAY 1
14th NOVEMBER 2011
Pluralism Within The Culture
Karena Tuhan adalah cinta, dan memang ada di tiap diri manusia. Menceritakan tentang perjalanan cinta pasangan suami istri bernama Ali Aulia dan Jacky Veimilawaty. Alia beragama Islam, sedangkan Jacky dibesarkan oleh ayah yang seorang Hindu dan ibu yang seorang Katolik. Dengan pembelajaran yang begitu panjang untuk saling memahami, menghormati dan menghargai perbedaan satu sama lain dan tentunya juga meyakinkan keluarga besar serta kayakinan yang begitu kuat akhirnya mereka pun dapat menikah dengan tiga tata cara keyakinan.
- God is Love (75”)
Kehidupan Pulau Trunyan di Bali begitu unik dan memiliki intrik tersendiri. Ketika mayat yang lazimnya dikubur atau dikremasi hanya dibaringkan dibawah pohon yang mengeluarkan wangi, pohon , dan asal-usul dibalik kebiasaan ini.
- Trunyan, Scent of Dead (22")
Kala Lereina lahir dari kedua orang tua yang berbeda agama. Ayahnya adalah umat Islam yang merupakan sosok yang dominan dan membenci orang Yahudi, sementara Ibunya adalah pemeluk agama Kristen yang mengikuti tradisi orang Yahudi. Kala sendiri beragama Islam seperti ayahnya, tetapi ia terbebani oleh oleh perbedaan latar belakang kedua orang tuanya, antara dominasi sang ayah dan tradisi Yahudi yang kental terhadap ibunya.
- Kala Lereina (14")
Selaq adalah ilmu hitam dari Lombok, yang dikategorikan sebagai ilmu syirik. Film ini menceritakan mengenai pendapat masyarakat sekitar mengenai makna sesungguhnya dari Selaq. Menurut Anda sendiri, apa itu Selaq?
- Selaq (7")
Kelenteng Cina di Surabaya ini adalah potret nyata bahwa tradisi dan kebudayaan tidak akan lekang dimakan waktu. Walau ia adalah klenteng Cina, kelenteng ini rutin mengadakan pementasan wayang setiap minggunya, meski tanpa penonton.
- Poo Tae He (10")
Dinamika kehidupan di Ampel yang terdiri dari berbagai macam etnis dan ras. Perdebatan dan beda pendapatan kerap terjadi, namun proses sosialisasi tetap terjalin harmonis.
- Alkisah di Ampel (15")
SCREENING IN DAY 2
15th NOVEMBER 2011
P.U.R.E (Pluralism, Unity, Respect and Empathy)
Bagi dua siswa SMA Kanisius yang beragama Islam, kehidupan di sekolah normal-normal saja, hampir tidak ada diskriminasi agama di sana dan tidak membawa pengaruh yang besar. Tetapi melihat aksi organisasi-organisasi radikal seperti FPI, mereka pun angkat bicara. Mereka menyatakan ketidaksetujuan mereka terhadap aksi-aksi yang mereka lakukan hingga seolah-olah Indonesia menjadi negara Islam.
- Indonesia Bukan Negara Islam (10")
Inilah Jakarta dari sudut pandang seorang Jakmania. Menurutnya, orang-orang Jakarta datang dari suku bangsa yang berbeda dan dalam Liga Indonesia mereka lebih mendukung tim dari suku bangsa mereka. Karena itu dibutuhkan sebuah alat pemersatu bagi mereka yang tinggal di Jakarta dari berbagai suku bangsa, dan itu adalah Persija.
- Jakarta Kota Gue!!! (17")
Warga Desa Sorowajan dikenal rukun antar umat beragama. Setiap bulan, warga berkumpul untuk berdoa dan diikuti makan bersama. Mereka bisa dijadikan contoh untuk kita sebagai umat beragama.
- Nyadran Ala Sorowajan (22")
Sherly Cancerita, wanita keturunan Tamil yang besar di Medan. Menceritakan bagaimana ia hidup ditengah multikulturalisme Medan dan persepsi terbatas orang-orang di sekitarnya mengenai latar belakang dirinya.
- Aku ya Aku (5")
Berisi kumpulan dokumentasi dari sejumlah tokoh agama seperti Pendeta Paulus Hartono (Ketua FPLAG Al Munawar), film ini bercerita mengenai pluralisme agama. Mereka mengungkapkan pendapat mereka tentang pluralisme agama dan kenyataannya pada zaman sekarang.
- Oase (10")
Apa yang ada di benak teman-teman Chandra, seorang Cina yang Kristen, ketika Chandra menjamu mereka di meja makan.
- Makan Yuk Makan (7")
Sherlin, gadis remaja berayah Buddha-Cina dan beribu Hindu-India. Diminta oleh orang tuanya untuk memilih agama mana yang akan ia anut, apa pilihan Sherlin?
- Entah (5")
Seorang Cina yang bangga dengan identitas ke-Indonesia-annya. Walau sering mengalami diskriminasi atas identitasnya ini, ia tidak malu dan tetap memproklamirkan diri sebagai seorang Cina yang Indonesia.
- Aku Indonesia (4")
Adzan adalah panggilan bagi kaum Muslim untuk memulai shalat lima waktu. Dan adzan bisa dilakukan oleh siapa saja, bukan?
- Bilal (4")
Tidak mudah menjadi minoritas dalam minoritas. Sebagai Tionghoa muslim, ketika mereka menonjolkan ke-Tinghoa-an mereka, mereka akan dikucilkan masyarakat. Di lain pihak, ketika mereka menampilkan keislamannya, mereka akan dikucilkan keluarga. Bagai memakan buah simalakama.
- Minority in Minority (24")
Dua karib yang mengabaikan perbedaan ideologi. Dua karib yang nasionalis dan komunis. Bagaimana kehidupan mereka di masa-masa kelam PKI, dan bagaimana ketika akhirnya persoalan ideologi ini tak bisa lagi mereka abaikan.
- Sahabat di Perbatasan Pagi (14")
Warga Indonesia keturunan etnis Cina di Jepara mengungkapkan pendapat mereka ketika dipanggil “Cina”. Ada yang terhina, ada yang biasa saja, bahkan ada yang merasa dirinya memang orang Cina. Diperlihatkan juga pandangan terhadap orang keturunan etnis Cina.
- Sudah Bukan Cina (10")
Keberagaman suku, warna kulit dan agama tak lepas dari keseharian siswa kelas II Hasanuddin SD Karuna Dipa Palu. Dibantu oleh Ibu Sin (Sendow CH. Sumanpaouw), selaku walikelas,bersama mereka saling bahu membahu membangun nilai-nilai harmoni dalam kehidupan mereka setiap harinya melalui Pendidikan Harmoni. Perbedaan bukanlah soal, karena harmoni diri, harmoni sesama, dan harmoni alam itulah jalan yang mereka pilih.
- Kelasku harmoni ( 18”)
Nggak sabar nonton DocDays ya? gratisan loh ini. Kalau mau tau cara daftarnya check timeline @DocDays2011
Nggak mau ketinggalan kesempatan nonton murah Nouvelle Vague dan Glen Fredly dan Idang Rasjidi dan... lain-lainnya? Atau kamu belum tau kalau beli tiket pre-ordernya bakalan dapat kesempatan memenangkan tiket PP JKT-AMSTRDAM dan tiket PP JKT-BALI ??
Kemana aja lo. Cepetan order tiketnya ke gue ya, just mention @inconnukoma. Sebelum ke-ha-bi-san.
Adios fellas.
Best hug from me.
8.10.11
Presale tickets 34th JGTC: Jazz The Way It Is
The line up artis(s), as far from now are:
- Glenn Fredly
- Park Drive
- Barry Likumahuwa Project
- Idang Syndicate
- Kunokini
- Sketsa
- Projecthree
- LLW (Indra Lesmana, Barry Likumahuwa, Sandy Winarta)
- Andre Harihandoyo
- Chaseiro
- Komunitas Jazz Bandung
- BSO Band FEUI
What do you waiting for? Grab the tickets fast, PRE-SALE for OCTOBER: only IDR 37K.
You can contact me via twitter: @inconnukoma or facebook: Nadya Restu Mayestika.
Wherever you live*, the tickets will be on your hand.
Remember, only this October. November (42K) and December (50K) will have different price, and of course it will be more expensive.
Then, see you on my campus, people :)
2.10.11
1st
It's already October, bahkan sudah 2nd.
And now I'm miserable with my stuff. Kepanitiaan, organsasi, tugas dari dosen-dosen, memenuhi kepala gue.
Itu semua, benar-benar, membunuh gue perlahan-lahan. Kesibukan dan suara-suara mereka yang memenuhi kepala gue.
Walaupun begitu, nggak ada tempat-- no space buat something unimportant such as think about someone.
Doakan saja, oktober yang tanpa tanggal merah membuatku tetap kuat.
Hamasah, dari Depok!
And now I'm miserable with my stuff. Kepanitiaan, organsasi, tugas dari dosen-dosen, memenuhi kepala gue.
Itu semua, benar-benar, membunuh gue perlahan-lahan. Kesibukan dan suara-suara mereka yang memenuhi kepala gue.
Walaupun begitu, nggak ada tempat-- no space buat something unimportant such as think about someone.
Doakan saja, oktober yang tanpa tanggal merah membuatku tetap kuat.
Hamasah, dari Depok!
25.9.11
Failed being a poetriest
Perjalanan menuju rumahku dari Depok berwujud banyak hal dari setiap langkah yang kulalui.
Nasihat dan doa mama sebelum aku melangkahkan kaki di hari pertama setiap minggu, kadang tidak aku sadari, menjadi penyemangat dan kekuatanku menghadapi kerasnya perjuangan batinku di sana.
Berusaha sekuat tenaga memutar roda nasib melalui buku-buku berbahasa asing, menahan rasa penyesalan setiap melihat kenyataan tentang kekalahan, letih akibat terkurasnya tenaga dan energi otak, waktu tidurmu yang terkorban demi masa depan, aku tumpuk di satu ruangan di sudut hati.
Hari ke enam menjelang tujuh, aku rela membelah lautan besi beroda empat dan dua menggunakan sisa tenagaku, mengambil kembali energi dari sumbernya; masakanmu, senyumanmu, nasihatmu, tawamu, adik-adikku, dan hadiah kecilmu.
Tapi kadang, kegetiran dan kepenatan dalam ruangan kecil di sudut hatiku memberontak keluar. Memuncratkan isi pahitnya didepanmu, didepan sumber-sumber energiku. Walaupun aku tahu itu salah, dan itu memang salah, hanya dirumahlah aku dapat sepenuhnya jujur. Walaupun bukan dalam cara yang benar, dan terlalu emosional, labil.
Tapi, kalian selalu tidak pernah bosan, tampaknya mengerti mengapa aku meledak. Walaupun lingkaran kesal-senang-kesal-senang diantara kita membuat muak, desiran dan arus cairan merah dalam diri aku, kamu, membuat aku tenang.
Aku. Enggak. Sendiri.
ada satu tiang yang bisa aku jadikan tumpuan diantara tiang kokoh yang ada di atas sana.
Ya siapa lagi kalau bukan kalian, keluargaku tercinta.
Maaf ya marah-marah terus kalau lagi stress.
Deeply inside me, I truly love you all. xoxo
Nasihat dan doa mama sebelum aku melangkahkan kaki di hari pertama setiap minggu, kadang tidak aku sadari, menjadi penyemangat dan kekuatanku menghadapi kerasnya perjuangan batinku di sana.
Berusaha sekuat tenaga memutar roda nasib melalui buku-buku berbahasa asing, menahan rasa penyesalan setiap melihat kenyataan tentang kekalahan, letih akibat terkurasnya tenaga dan energi otak, waktu tidurmu yang terkorban demi masa depan, aku tumpuk di satu ruangan di sudut hati.
Hari ke enam menjelang tujuh, aku rela membelah lautan besi beroda empat dan dua menggunakan sisa tenagaku, mengambil kembali energi dari sumbernya; masakanmu, senyumanmu, nasihatmu, tawamu, adik-adikku, dan hadiah kecilmu.
Tapi kadang, kegetiran dan kepenatan dalam ruangan kecil di sudut hatiku memberontak keluar. Memuncratkan isi pahitnya didepanmu, didepan sumber-sumber energiku. Walaupun aku tahu itu salah, dan itu memang salah, hanya dirumahlah aku dapat sepenuhnya jujur. Walaupun bukan dalam cara yang benar, dan terlalu emosional, labil.
Tapi, kalian selalu tidak pernah bosan, tampaknya mengerti mengapa aku meledak. Walaupun lingkaran kesal-senang-kesal-senang diantara kita membuat muak, desiran dan arus cairan merah dalam diri aku, kamu, membuat aku tenang.
Aku. Enggak. Sendiri.
ada satu tiang yang bisa aku jadikan tumpuan diantara tiang kokoh yang ada di atas sana.
Ya siapa lagi kalau bukan kalian, keluargaku tercinta.
Maaf ya marah-marah terus kalau lagi stress.
Deeply inside me, I truly love you all. xoxo
18.9.11
1st week 3rd term
Hi people around the world!
Today is the second week of third semester. Sorry for lack of post recently because started from last monday, I prepared for orientate-fresh graduated of Seni Gerak Budaya (SGB) and Badan Otonom Economica (BOE) stand. For SGB, I must trained my self every evening for dance bidjeh dance from Aceh with three others friends and six other whom dance Bajidor and Bali dance. It was tiring and waste much of my energy.
But yesterday after we performed front of all fresh-graduate 2011 FEUI, it was spectaculer! we did not feel tired anymore. and after that in the noon we stood up in front our stand and promote SGB.
Before that, in the morning, I act as external affair from BOE and shouted out our name: BOE! to all people who wear yellow jackets (red: the fresh graduated people) for come and see our room to know more abot "What is BOE'. It was so much fun! and tiring, of course.
still, in the evening I met up with my cooperation group to discuss about our tasks and presentation, not forget to do my priority after so much activity, right?
That's all my summary for this week. Bismillah for the next week, hope I can manage my money more efficiently.
Today is the second week of third semester. Sorry for lack of post recently because started from last monday, I prepared for orientate-fresh graduated of Seni Gerak Budaya (SGB) and Badan Otonom Economica (BOE) stand. For SGB, I must trained my self every evening for dance bidjeh dance from Aceh with three others friends and six other whom dance Bajidor and Bali dance. It was tiring and waste much of my energy.
But yesterday after we performed front of all fresh-graduate 2011 FEUI, it was spectaculer! we did not feel tired anymore. and after that in the noon we stood up in front our stand and promote SGB.
Before that, in the morning, I act as external affair from BOE and shouted out our name: BOE! to all people who wear yellow jackets (red: the fresh graduated people) for come and see our room to know more abot "What is BOE'. It was so much fun! and tiring, of course.
still, in the evening I met up with my cooperation group to discuss about our tasks and presentation, not forget to do my priority after so much activity, right?
That's all my summary for this week. Bismillah for the next week, hope I can manage my money more efficiently.
End.
Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
Kesedihan yang selalu aku bawa saat melewati tempatmu, bis kuningku yang berbelok ke arah fakultasmu, dan ketidaktahuanmu yang perlahan-lahan menyiksaku.
Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
Perjuangan keras yang terpatri di setiap heningmu, langkah gontaimu di setiap malam sunyi, dan bunyi gesekan buku dan kertas diktat kuliahmu membuat aku kuat bertahan.
Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
Keikhlasan bukanlah hal yang mudah didapatkan, apalagi dilakukan. Dirimu yang bukan milikku kapan saja bisa menjadi milik seseorang. Aku yang hanya menunggu di belakang, pasrah melihatmu berjalan tegap menyongsong masa depan cerah.
Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
Bahwa, aku bukanlah yang terbaik untuk dirimu yang terindah akhlaknya, budi pekertinya. Bahwa aku ikhlas melupakanmu, melewatimu dalam hening, tanpa menengok bagaimana kabarmu kini.
Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
diriku tidak pantas untukmu.
Terima kasih banyak kak, aku belajar banyak hal selama ini.
Salam kasihku, untukmu.
Seseorang yang mahsyur namanya, dan kepribadiannya.
Doaku menyertaimu.
Kesedihan yang selalu aku bawa saat melewati tempatmu, bis kuningku yang berbelok ke arah fakultasmu, dan ketidaktahuanmu yang perlahan-lahan menyiksaku.
Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
Perjuangan keras yang terpatri di setiap heningmu, langkah gontaimu di setiap malam sunyi, dan bunyi gesekan buku dan kertas diktat kuliahmu membuat aku kuat bertahan.
Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
Keikhlasan bukanlah hal yang mudah didapatkan, apalagi dilakukan. Dirimu yang bukan milikku kapan saja bisa menjadi milik seseorang. Aku yang hanya menunggu di belakang, pasrah melihatmu berjalan tegap menyongsong masa depan cerah.
Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
Bahwa, aku bukanlah yang terbaik untuk dirimu yang terindah akhlaknya, budi pekertinya. Bahwa aku ikhlas melupakanmu, melewatimu dalam hening, tanpa menengok bagaimana kabarmu kini.
Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
diriku tidak pantas untukmu.
Terima kasih banyak kak, aku belajar banyak hal selama ini.
Salam kasihku, untukmu.
Seseorang yang mahsyur namanya, dan kepribadiannya.
Doaku menyertaimu.
11.8.11
The hopeless pray
One year left, my time getting shorter and I, up even now, did not do anything big to make our distance disappear. I were busy with my stuff and forgetting all my aim goal, like him. What should I do, God?
In this one year, even I'm happy that now he smiled me and say Hi to me when we met, it still makes me hurt. We even can not start the conversation when we suddenly in one place-like those days.
I realized that I have wasted my time to suck a junk activities. Now, hundreds girls will stared you talking as leader in next couple days, wearing yellow jackets, speaking touchy speech with your cool style.
God, what should I do? can you just make him feel the same way like I have? Can you? :'(
Sorry if you think "what is this girl thinking about? didn't she just post about forgetting the boy?". Yes, I did. and yes, I have did this things many times but like the quotes said,
I just need someone to cure my pain :'(
In this one year, even I'm happy that now he smiled me and say Hi to me when we met, it still makes me hurt. We even can not start the conversation when we suddenly in one place-like those days.
I realized that I have wasted my time to suck a junk activities. Now, hundreds girls will stared you talking as leader in next couple days, wearing yellow jackets, speaking touchy speech with your cool style.
God, what should I do? can you just make him feel the same way like I have? Can you? :'(
Sorry if you think "what is this girl thinking about? didn't she just post about forgetting the boy?". Yes, I did. and yes, I have did this things many times but like the quotes said,
Love is hard to get, but harder to let go.
Oftentimes we say goodbye to the person we love without wanting to. Though that doesn’t mean that we've stopped loving them or we've stopped to care. Sometimes goodbye is a painful way to say I love you.
How can I forget you when your always on my mind? How can I not want you when your all I want inside? How can I let you go when I can't see us apart? How can I not love you when you control my heart?
The worst thing is holding on to someone who doesn't want to be held on to. Why am I afraid to lose you when you're not even mine...
I just need someone to cure my pain :'(
Tag
blog
What's my concern now
I have held many events in just one year of my freshmen attended. For next semester, I will fully concern with my project with:
I'm just now try to manage my time more scheduled and pushing my self more harder to complete all of those project nicely. Bismillah, third semester will hard!
Ps: I got scholarship too~ how lucky I am ;p
- 34th Jazz Goes To Campus as Jazz Communion
- Documentary Days 2011 as Sponsorship
- Badan Otonom Economica as External Affairs
- SEA Games volunteer
I'm just now try to manage my time more scheduled and pushing my self more harder to complete all of those project nicely. Bismillah, third semester will hard!
Ps: I got scholarship too~ how lucky I am ;p
Tag
blog
Helping fund raising
Unexpected things rarely happened in my life. Like this one.
Couple days ago I got text from my friend that we (me and my friends which attended audition for quiz in one of television-- just read this) PASSED THE AUDITION!! wohooo~
We really hopeless and did not think about pass the quiz's audition.
So, yesterday, we got aired live from studio one somewhere-television with many peoples wore weird clothes and make up. We even styled our face with weird make up (love lipstick and wing eyeliner) and wore beach dress, sun glasses, and summer cap in those studio. For boys, they wore floral-shirt and using sun glasses like us.
The crew in those studios before we got aired live, played some music to made ice-breaker on us. We even danced like a crazy people in the floor! That was the awesome moment for Coconut (us, our group name). We danced, jived, whooped, yelled, and sort of those things in fifteen minutes with all of other groups :)
After those crazy moments, we back sat again and got instruction from crew. The presenter, Indra Bekti and Indi Barents (you now knew what's the quiz name, right?) after that showed and joked around with us. They were silly and not different from television, handsome and pretty :) They such a cute crazy couple.
When the quiz began, we really showed what's the best from us-- whooped and screamed haha. but unfortunately, until the end of trader game, there's no one of us picked by Indra for trading.
So sorry for all of Documentary Days crew for our fails. BUT WE WILL NEVER GIVE UP! the second line of team will attended the audition in couple days. So Indonesia, wait for us!
Ps: my family (mom and dad) were uproar when saw my face in television. my aunt in Jayapura also watched those quiz and saw my face. Many of my friends mentioned me in twitter and bbm us because we appeared in television. My feeling? SHAME! what-a-weird-face I have for those times!! Our love-shaped lipstick! My parents laughed for that. My chubby face and fat body! Wtf! I now officially in serious mode for DIET! No longer to holding this pain anymore :'(
FAT FAT FAT PLEASE DISAPPEAR!
Couple days ago I got text from my friend that we (me and my friends which attended audition for quiz in one of television-- just read this) PASSED THE AUDITION!! wohooo~
We really hopeless and did not think about pass the quiz's audition.
So, yesterday, we got aired live from studio one somewhere-television with many peoples wore weird clothes and make up. We even styled our face with weird make up (love lipstick and wing eyeliner) and wore beach dress, sun glasses, and summer cap in those studio. For boys, they wore floral-shirt and using sun glasses like us.
The crew in those studios before we got aired live, played some music to made ice-breaker on us. We even danced like a crazy people in the floor! That was the awesome moment for Coconut (us, our group name). We danced, jived, whooped, yelled, and sort of those things in fifteen minutes with all of other groups :)
After those crazy moments, we back sat again and got instruction from crew. The presenter, Indra Bekti and Indi Barents (you now knew what's the quiz name, right?) after that showed and joked around with us. They were silly and not different from television, handsome and pretty :) They such a cute crazy couple.
When the quiz began, we really showed what's the best from us-- whooped and screamed haha. but unfortunately, until the end of trader game, there's no one of us picked by Indra for trading.
So sorry for all of Documentary Days crew for our fails. BUT WE WILL NEVER GIVE UP! the second line of team will attended the audition in couple days. So Indonesia, wait for us!
Ps: my family (mom and dad) were uproar when saw my face in television. my aunt in Jayapura also watched those quiz and saw my face. Many of my friends mentioned me in twitter and bbm us because we appeared in television. My feeling? SHAME! what-a-weird-face I have for those times!! Our love-shaped lipstick! My parents laughed for that. My chubby face and fat body! Wtf! I now officially in serious mode for DIET! No longer to holding this pain anymore :'(
FAT FAT FAT PLEASE DISAPPEAR!
Tag
blog
6.8.11
Captured dreams
Saya hanyalah wanita kecil dari keluarga kecil. Asa dan tekad yang kuat menjalani berbagai macam jenis hidup merupakan favorit saya. Mimpi saya sedari kecil adalah mencoba dan mencoba berbagai macam hal baru, dimulai dari negeri saya sendiri yang tercinta-- Indonesia dan seluruh negeri di dunia.
Hal ini bukan sekedar hal biasa. Karena dari hari ke hari, saya berusaha mencari dimana letak titik passion hidup saya, dan yang saya temukan adalah hal ini: mencoba berbagai hal baru. Di saat itulah saya bisa menggali motivasi baru saya, meraih semangat saya untuk melakukan suatu hal.
Tetapi, apa daya. Keluarga saya mempunyai keterbatasan dan mimpi saya yang luas harus dibatasi oleh keterbatasan yang saya miliki. Tapi saya tidak menyerah, karena saya tahu ini hanyalah masalah waktu. Pasti kelak ada kalanya saya bisa meraih semua impian yang saya impikan. Semua hal yang selalu muncul dalam mimpi saya.
Seruling besi, tarian daerah, tawa canda orang-orang yang tidak dikenal, bahasa yang tidak saya kenal, salju, gunung, laut, keindahan dunia. Kapan ya?
Hal ini bukan sekedar hal biasa. Karena dari hari ke hari, saya berusaha mencari dimana letak titik passion hidup saya, dan yang saya temukan adalah hal ini: mencoba berbagai hal baru. Di saat itulah saya bisa menggali motivasi baru saya, meraih semangat saya untuk melakukan suatu hal.
Tetapi, apa daya. Keluarga saya mempunyai keterbatasan dan mimpi saya yang luas harus dibatasi oleh keterbatasan yang saya miliki. Tapi saya tidak menyerah, karena saya tahu ini hanyalah masalah waktu. Pasti kelak ada kalanya saya bisa meraih semua impian yang saya impikan. Semua hal yang selalu muncul dalam mimpi saya.
Seruling besi, tarian daerah, tawa canda orang-orang yang tidak dikenal, bahasa yang tidak saya kenal, salju, gunung, laut, keindahan dunia. Kapan ya?
Tag
blog
1.8.11
Well,
Hari itu adalah puncak kebahagiaanku, hari yang ada di akhir bulan Juli.
Setelah bergumul dengan ratusan latihan soal mempersiapkan hari UAS yang lelah. Bagaikan sebuah hadiah dari Yang-di-Atas, hari itu ditutup dengan senyuman dari seseorang yang nggak pernah gue bayang buat nyapa duluan.
Rasanya, hari-hari gue menunggu dan berusaha memperpendek jarak dibayar sudah. Rasanya bagaikan mimpi. Perjuangan gue menghasilkan sesuatu yang manis. Akhirnya, ada satu hal yang bisa gue kenang, gue banggakan, disaat gue sudah memutuskan bulat-bulat untuk menyerah mengejar dan bermimpi. Menyerah untuk memaksakan diri membuat seseorang yang nggak kenal diri gue sebagai pusat dari segala aktifitas gue.
Cukup, dan terima kasih atas senyumannya :)
Setelah bergumul dengan ratusan latihan soal mempersiapkan hari UAS yang lelah. Bagaikan sebuah hadiah dari Yang-di-Atas, hari itu ditutup dengan senyuman dari seseorang yang nggak pernah gue bayang buat nyapa duluan.
Rasanya, hari-hari gue menunggu dan berusaha memperpendek jarak dibayar sudah. Rasanya bagaikan mimpi. Perjuangan gue menghasilkan sesuatu yang manis. Akhirnya, ada satu hal yang bisa gue kenang, gue banggakan, disaat gue sudah memutuskan bulat-bulat untuk menyerah mengejar dan bermimpi. Menyerah untuk memaksakan diri membuat seseorang yang nggak kenal diri gue sebagai pusat dari segala aktifitas gue.
Cukup, dan terima kasih atas senyumannya :)
Tag
blog
Subscribe to:
Posts (Atom)
