22.4.13

Genius

I'll make it in Indonesian, because so many tasks waiting to be finished in one night but can not resist desire to write what happened today. Sorry.

Senin adalah hari yang spesial di semester ke enam ini karena dua pelajaran di hari ini diajar oleh satu dosen yang sama. Beliau adalah dosen yang diantara seribu dosen di UI atau Jakarta bisa dikategorikan sebagai dosen yang kompeten, profesional, bagus, kreatif, berwawasan luas, dan bisa memberikan insight ke mahasiswanya. Seperti itu.

Jujur, gue menikmati banget setiap kelas yang dia sampaikan. Pemikirannya benar-benar bebas, luas, di luar batas pemikiran selama ini. Susah banget menebak apa dan bagaimana dia berpikir akan suatu konsep, apakah jawabannya sederhana ataukan rumit diluar pemikiran biasanya? Kadang gue harus berpikir lima-enam kali untuk melihat cara pandangnya. Serba salah, tapi kelas dia merupakan satu-satunya kelas yang memberikan cara ajar seperti ini dan gue menikmati ini.

Yah, walaupun setiap hal pasti ada bayarannya. Pemikirannya yang susah diiringi dengan ekspektasi pada mahasiswanya yang besar pula. Dia menjelaskan konsep tentang proses berpikir manusia, dimana ada tiga jenjang: mengumpulkan, memproses, dan mengaplikasikan. Dari ketiga proses ini dia bagi menjadi beberapa jenjang nilai: B, B+, A-, A. Menurut dia, nilai A hanya pantas bagi mahasiswa yang cara menjawabnya bisa membuktikan bahwa mahasiswa tersebut bisa sampai pada taraf berpikir pengaplikasian, semacam skripsi lah kalau dianalogikan. Tentu effort di tahap ke tiga ini perlu usaha yang keras nan gila. Apalagi akhir-akhir ini dia sering menyebut mahasiswa-mahasiswa kebanggaan yang beda dan bisa dia ingat sampai sekarang karena bisa dapat nilai A di kelas dia. Dia sebut mereka: Big 4.

Waduh, ciut banget tiap kali dengar dosen gue ini ngejelasin geng big 4. Rasanya usaha sekeras apapun nggak akan bisa memenuhi ekspektasi si bapak dosen. Nilai yang gue dapetin sekarang untuk UTS padahal udah dibarengin dengan usaha keras, walaupun nggak sampai titik darah penghabisan. Tapi tetep aja ngenes. Dan gue berpikir apakah harus seorang jenius, unik, dan stamina kuat nggak usah tidur biar bisa dapat nilai A? biar bisa dibilang jenius??

Walaupun terkendala nilai, gue terus semangat menunggu hari senin. Nggak sabar denger pemikiran bapaknya lagi, tentang berbagai macam hal dan pengaplikasiannya di komunikasi bisnis dan bisnis global.

ps: dua minggu ini di kelas belajar tentang sikap profesionalism: dilihat dari para penyanyi seperti Noah, Adele, Ari Lasso, Cold Play, Black Eyed Peas, dan Ratu Penyanyi Jazz yang dibandingkan dengan Penyanyi Dangdut. Terus juga tentang teknik membaca, melihat sudut pandang kita tentang kasus yang tejadi dibandingkan dengan perspektif Agama Islam. Wah seru :)

12.3.13

Kontemplasi

Selamat malam, dunia :) Bagi yang merayakan, selamat menyepi! Bagi yang tidak, bagaimana hari liburmu?

Hari ini agak spesial buat gue, karena biasanya gue cuma malas-malasan di rumah dan istirahat buat esok harinya memulai kembali kuliah. Tapi, hari ini ada jadwal kegiatan lain dan cuma terjadi sekali seumur hidup, yak! team building kepengurusan Badan Otonom Economica 2013/2014 ke Bogor! Acaranya cuma semalam dan dilanjutkan besoknya dengan wisata kuliner dan main games, tapi entah kenapa banyak pelajaran yang bisa gue petik dari kebersamaan dengan mereka di dua hari kemarin.

Banyak hal, banyak masalah, banyak ketidakpedulian yang terjadi di antara kami. Kemarin malam, kita saling membuka diri dan bertukar pikiran untuk kemajuan bersama Badan Otonom Economica. Unek-unek dan rasa sedih, bahagia ditumpahkan di atap genteng villa salah satu pengurus BOE malam itu.Di antara perbedaan yang baru kami rasakan kemarin, ada satu kesamaan dari kami semua: kami ingin membayar segala jasa BOE kepada BOE. Wah, rasa tanggung jawab, bangga, dan berbagai macam perasan menjadi satu. Rasanya malam itu beneran bikin gue bersemangat mengemban tanggung jawab satu tahun kedepan, karena akhirnya gue tahu bener-bener kenapa gue mau jadi pengurus BOE tercinta ini.

ps: lihat bintang jatuh loh!!

Dan, di antara unek-unek yang kami tumpahkan, salah satu mantan sahabat gue cerita betapa dia menghargai jasa gue dan masih manggil gue sahabat dia di depan anak-anak BOE yang lain. Rasanya senang, walaupun (lagi) gue jelaskan kita nggak sahabatan kayak dulu :')

Semakin mengenal setiap anak BOE, gue semakin jatuh cinta dengan BOE. Beneran, kita itu unik. Perkumpulan anak-anak yang beda dari Fakultas Ekonomi UI, gue bangga bisa mengenal mereka selama dua tahun ini, bisa seenggaknya bekerja sama dengan mereka. GUE BANGGA!

Ayo, berusaha yang terbaik! Belajar untuk terakhir kali bagaimana mengatur waktu yang baik, memimpin, mengkoordinasi, berbicara di depan umum, menjalin hubungan profesionalisme, dan menjadi keluarga dengan semua anggota BOE #tujuanku

"Karena sebatas kata-kata bukan budaya kami -Badan Otonom Economica"

Selamat malam, sampai jumpa :D


17.2.13

6th term

Selamat malam, mari kita berbahasa Indonesia yang baik dan benar.

Sudah satu minggu semenjak semester enam dimulai, dan satu minggu ini adalah satu minggu terberat dan produktif yang pernah gue jalani! Tebak kenapa? Karena disaat yang bersamaan gue masih internship di Accenture, menjabat menjadi BPH BOE, dan hold 7 kelas di kuliah, dimana dosennya peduli banget sama absen! Beneran menguras tenaga, pikiran, dan batin. Malam jadi terasa panjang dan (lagi-lagi) kasur menjadi barang yang jarang disentuh, Ditambah, gue keterima jadi asisten lab untuk mata kuliah Pengantar Akuntansi 2, masa-masa magang gue harus rela untuk diambil, padahal kerjaan makin banyak dan pressure semakin bertambah! Gila. Kerja sambil kuliah bukanlah hal yang mudah, dan ini memberikan gue pelajaran yang teramat banyak. Apalagi gue juga ikut beberapa lomba, butuh ekstra keahlian dalam manajemen waktu. Disini gue diuji, untuk menjaga kompentensi, konsistensi, performa, dan kesehatan. Semuanya harus all out or I will be out. Dunia memang keras dan yang lemah nggak akan bisa bertahan. Gila ya prinsip gue.

So, beberapa jam lagi sebelum hari senin kembali tiba dan minggu kedua kuliah dan magang plus organisasi plus jadi asdos akan dimulai kembali. Doakan saya sukses yaa: tahu kan demi apa ini semua? ;)

Ps: waktu terus berjalan dan adik gue makin mendekati masa masuk universitas. Dia santai setengah mati tapi gue yang nerves. Selalu berdoa dan beri nasihat ke dia, semoga bisa dapat universitas yang lebih baik daripada gue. Amin

19.1.13

Spring Breaks

Alhamdulillah, I can spend almost the rest of spring holiday to suitable things with. It started because my insecurity of life condition and spontaneously signed in my email and sent the CV to some of corporate email. Time goes on and no one called me back. And I felt like "Oh, okay, I should arrange another plan to waste my holiday". at the same time, suddenly an-office-number called my blackberry which luckily could be reached at campus zone and no battery drained happened! That's Accenture called me and I was like "Thanks God!". So, now I am starting to be an intern in this IT and SAP consultant, want to try a new knowledge. Wish me luck so I can give my best shot to them. Ciao :)

5.1.13

semester lima? selesai.

Akhirnya setelah perjuangan yang menyiksa selama tiga minggu, akhirnya dan akhirnya liburan semester ganjilku telah dataaang!

Ya, kuliah itu bener-bener endes capeknya. Apalagi di bagian ujian tengah dan akhirnya. Bagi mahasiswa SKS alias belajar sistem kebut semalam, ujian itu bener-bener menguras dan menguji seberapa hebat otak seseorang menghafal buku yang tebalnya 10cm dalam sehari. Belum lagi selama proses itu seenggaknya perlu dibantu dengan kopi biar mata nggak cepat nutup. Kopi, begadang, makan mie kalau lapar.... dan di UAS ini gue lakukan continuously selama tiga minggu, people! How harsh it is. Gue tahu belajar SKS itu big No. Kita mahasiswa pasti ngerasain ikrar setelah UTS/UAS ke diri sendiri: "Gue bakal belajar tiap hari" atau "Gue nggak akan lagi SKS pas ujian nanti". Tapi apa? Susah banget kecuali dari sananya memang sudah serajin itu.

Yah intinya, ujian akhir semester lima ini diakhiri dengan penuh penderitaan. Tapi tetep diselangi haha-hihi pas belajar bareng teman-teman di Kutek. FYI, gue ujian dari tanggal 20 December 2012 sampai 4 Januari 2013. Capek bro, lo belajar ujian disaat keluarga lo happening event christmast and new year eve. Mau senang-senang salah, mau belajar juga susah. Memang kerjaan Biro Pendidikan FEUI paling mantep deh bikin jadwal ujian, paling bisa! Semenjak gue kuliah, gue selalu ngerayain tahun baruan di Kutek.... sambil belajar. Yah the point is, kalau gue nggak SKS, gue mungkin bisa senang-senang. Tapi karena gue penganut SKS, minggu ujian itu adalah saat dimana nonton, main-main, dan semacamnya dilarang! So yeah. gue janji bakal at least baca materi kuliah sebelum masuk kuliah. (#1 Resolusi 2013)

Sampai detik ini, gue masih menjalani kehidupan mahasiswi pulang-pergi alias nggak ngekos. Lumayan menyiksa tubuh, bukan apa-apa sih, cuma lo kalau sampai di kampus nggak bisa se-fresh anak ngekos secara tubuh lo mengarungi perjalanan dua jam via metromini dan kereta yang desak-desakan sebelum akhirnya masuk kelas. Tapi enak juga, badan bisa diajak olahraga pagi dengan lari-lari ngejar kereta dan bis kuning. Hidup gue agak berat semenjak nggak ngekos lagi. Tapi entah kenapa, semakin gue banyak gerak, selera dan nafsu makan gue makin gede parah! Gue kira pas awal semester gue bakal kurusan seenggaknya satu atau dua kilogram, nyatanya malah tambah gendut dan perut membuncit! Setelah gue telusuri, kebiasaan pulang malam dari kampus buat gue sering banget makan terlalu malam. Terus karena kecapean langsung tidur setelah makan. Aduh, parah. Setelah akhirnya gue curhat ke nyokap, dia daftarin gue ke tempat gym terdekat dari rumah dan gue berniat jogging tiap weekend pagi. Semoga bisa turunin berat badang 10kg akhir tahun 2013 ini (#2 Resolusi 2013)

Liburan ini gue udah merencanakan beberapa rencana, selain jalan-jalan dengan teman lama. Kehidupan gue benar-benar akan dimulai di semester enam, maksudnya kehidupan adalah hidup mencari duit dan sesuap nasi. Tahun 2013 artinya gue sebentar lagi kepala dua. Jadi anak sulung memang nggak ringan, penuh tanggung jawab dan kepercayaan. Nggak ada lagi kata main-main. Selain harus sudah mulai kuliah dengan benar (it means I should turn my self being a geek one) gue juga harus mulai masuk-masukin CV ke perusahaan which I want belong to. Setelah mikir agak lama dan menyesuaikan dengan kemampuan diri gue, Auditor (ya, Auditor) menurut gue adalah pekerjaan bidang akuntansi yang menurut gue, capable of. Jadi, merupakan impian dari para auditor kalau bisa kerja di The Big 4 of accounting firm: Pricewaterhouse Cooper, Ernst and Young, KPMG, dan Deloitte. Gue pilih yang PwC dan E&Y sebagai calon tempat magang di tahun ini, semoga bisa (#3 Resolusi 2013)

Selain magang, tentunya harus ada senang-senang! Bulan Agustus tahun ini gue udah beli tiket pesawat bareng teman-teman buat liburan ke SOUTH KOREA! aduh emang agak endes sih yang ini. Bulan September 2012 salah satu teman ngasih tahu kalau ada promo tiket pesawat murah turnway. Iseng-iseng akhirnya kita beli dengan uang tabungan kita. Tapi yang agak miris, tahun 2012 artis korea kesayangan gue datang semua ke Indonesia! Dimulai dari Super Junior, Big Bang, Sungha Jung, sampai cowok korea impian gue: Lee Seung Gi. Nyokap gue pernah nyeletuk "Kamu ya, orang koreanya ke sini tapi malah beli tiket ke negaranya. Aneh". Sedih banget dengernya. Tapi karena semangat juang empat-lima dan emang kita agak gila.. salah satu rencana kita disana adalah mengunjungi production house terkenal di South Korea: SM Entertainment, YG Entertainment, dan Hook Entertainment buat ketemu artis idola kita. Nggak lupa ngunjungin kafe dan salon mereka. Doakan kami ya bisa ketemu Super Junior, Big Bang, dan Lee Seung Gi di South Korea juga sukses nabung uang buat jalan-jalan! (#4 Resolusi 2013)

sebenarnya ada banyak banget rencana dan keinginan yang bisa terwujud di tahun 2013 ini. but I think it should keep it by myself and just disclosure it after they really happened, right?. Semoga di tahun 2013 ini kita semua bisa lagi belajar lebih banyak, mengalami banyak kejadian yang lebih indah, lebih banyak berbagi kepada sesama, dan bertemu dengan berbagai orang baru yang bisa mewarnai hidup kita lebih indah. Happy New Year, everyone! dan untuk saya juga seluruh mahasiswa UI, met liburan bro!

be fireworks, so you can let your colour burst! -Katy Perry

24.10.12

love her

Well, I'm on the top of my mood to write now even tomorrow I will face advanced financial accounting exam that as more I learn it as more I feel stupid and desperate. So, let's write something!

Err, I want to bring up a topic about sister complex. As you could see (if you have read my previous posts) I'm in love with my little sister named Kyla. Now she is five-half years old and for me, she is the bravest, the boldest, the prettiest child ever in my life. She always listen my advices and critics. Also sometimes follow my behavior which is not good.

It is a memorable moments when spending my time with her. Her voices, smiles, stares, touches, even laughs really give my life a color since I drained of energy because hectic activities in campus. She always bring her randomness and brightness, make me smile! because of that, sometimes I (realized) that I'm too much care of her, not as her sister, but more as her mother. My mom knows it and she just permit me to do so. I don't know whether it's wrong or not but I enjoy this role so much, not as a mom but as sister who can give the best thing for her. I don't want her regret as she growing older. I want her thankful as she look at the past.

That's why I love to be suffered of sister complex
or I don't one of them?

Relationship of libertarian, atheist, and religion

There's lately something bothered me. About libertarian things, and their thinks.
For beginning I want to mention that I don't have any trouble with their opinions or genius ideas about God and freedom. I want to write about it because now most of my friends are considered by me as a libertarian and I assumed that once someone has a way of think as libertarian would fall as an atheist. This is my point. Atheist and Libertarian somehow has positive correlation. They somehow often open their thoughts in my timeline, and their just great as always. Genius and sophisticated people.

I never expected that I will think as theirs now. Your environment pushed yourself to think critical and sharp as time grower. We think and compare everything, everyone in everywhere. Your brain are forced to think everyday even when you're sleeping. So, I don't give you a statement that I am an Atheist-- no! please don't make me leave my beloved religion, but I think as libertarian so much now but never want to have a positive correlation like whole of my libertarian friends.

I have a conclusion reflected to some of thoughts of my friends. He is assumed that religion boundaries made people become stupid, but I am not agree with him. As you know, religion is a guide for us, people with their wild thoughts and wills. I couldn't imagine how miserable world will be if there's no religion. Who's brave to prevent us kill each other or stolen things that's not belong to us? and if science could explain this, who's made particles that comprised a mountain, plants, animals, rocks, even those a cellular of sun, galaxies, planet, black holes? You should find of how those packages of  things in our life described. Even sciences has their limits, even human how brave you are, will not have those limit.

But doesn't make the limit as your explains to argue for stop make efforts in pursue your goals.
That was just your stupidity, bro.
Don't make religion as an excuse

Your pals,
a libertarian too

17.10.12

Down me down

Is that me whom always think in pessimist way or the fact that I really surrounded with great people? I do not believe it that great people is so-this-great!

From toddler I always assumed that kids whom smart will no have their smart-part at the next level of school and so on and so on, but the fact is since you are smart from kids you always be a smart kid for ever.

And now I jumped in a environment that a whole of my friends are GENIUS that really genius! Genius in many ways, some of them maybe not brave stated in academics paper but genius in their acts! their histories! their way to compete, to leader, and to............... many things!

and I have no idea why I could stay in here while I'm not (please really) as genius as they are. Why god I should suffered to push my self aligned with them? Should I not have to push my self? but but I won't see them step a head of me, it will feel miserable, no?

Like, some of them counted in years will achieved CFA, Harvard, Ernst and Young also others of The Big Four, build some businesses, CPA, CPMA, others... others.....

and I am still confused. lend me your hand, god to lead me turn in right way. I do not want to feel sorry for decisions that I made in the past. Amin

16.10.12

VIP Tickets of LSG Fanmeeting from Vinglers!

Seriously? is there any chance for me to get (any) free ticket to meet up with my beloved Lee Seung Gi?
Oh God, why should every korean artist come at the same time? they eventually come on and on, don't give any break for us (korean fans) to save our money.

First, Super Junior and then SM Town. After that I saw Sungha Jung will hold private concert in Jakarta, I immediately reserve the ticket for that and after all of my money gone...... I saw my precious prince charming, Lee Seung Gi literally really will come to Jakarta at 2012 after last year cancelled his fans meeting?? IS THAT WE CALL BAD LUCK?!

Ah. Desperately sad... I don't have any money and I will sick of date passes by when hit 4th November. The venue also so close with my home... the fact that he got short distance with me but I even couldn't see him? I'm dying.....

BUT! BUT! After saw a post from Vingle I feel that I could spend my 4th Nov night with him! I optimist that I could! Oh thank god, there's a chance for me to see him. Please make it happen!

anyway, if anybody was happened a same trouble with me (that want to see your prince charming but do not have any money, just click the link!)

and this is the information, wish any of us get a tons of luck!

Salam Sejahtera Vinglers!
Buat kalian yang nonton Drama Korea "My Girlfriend is Gumiho" pasti kesengsem dengan aktor utamanya, Lee Seung Gi. Apalagi yang lagi nonton "The King 2 hearts". Guess what!! Vingle akan bagi-bagi dua (2) tiket gratis ke konser Tonight with Lee Seung Gi in Indonesia yang akan diadakan di Mall Taman Anggrek Jakarta pada tanggal 4 November ini! Yang perlu kamu lakukan: sebarkan event ini ke teman-teman kamu yang lain bahwa Vingle akan bagi-bagi 2 tiket kelas VIP gratis!
Vingle adalah sebuah platform komunitas penggemar untuk semua kesukaan kamu. Tidak akan ada misi, motivasi, dan Vingle, jika kami tidak menepati janji kami untuk mewadahi kesukaan semua penggemar dari seluruh dunia. Dengan alasan ini, kami ingin mengadakan event Lee Seung Gi ini untuk penggemar K-entertainment di Indonesia. Jadi, jangan lewatkan kesempatan ini jika kamu ingin merasakan pengalaman idola kesukaan kamu dari dekat!
Cara Partisipasi (1 entri wajib):
1. Share event ini di halaman Facebook dan Twitter kamu, dan tinggalkan link halaman Facebook dan Twitter kamu di kotak komentar. Contoh: https://www.facebook.com/0marian1
2. LIKE halaman Facebook kita http://www.facebook.com/fans.of.kpop.indonesia
Untuk kesempatan menang lebih besar (masing-masing 1 entri):
1. Share event ini di Facebook group kamu/fanpage kamu dan tinggalkan link halaman Facebook tersebut di kotak komentar.
2. Share event ini di blog pribadi kamu (tumblr, blogspot, Google+, Reddit, Livejournal, dll) dan tinggalkan link situs kamu di kotak komentar.
Kami akan mengumumkan pemenangnya pada tanggal 30 Oktober 2012 pukul 16:00 (WIB) di sini, Vingle, jadi jangan lupa untuk datang kembali! Semoga beruntung!

WISH I COULD MAKE IT HAPPEN TO SEE LEE SEUNG GI, THANKS VINGLERS FOR THE CHANCE, CHOOSE ME PLEASE! :D

Got-a-view

Selamat malam.

Disela-sela perhimpitan waktu antara ingin tidur-tiduran, belajar audit untuk midterm, dan makan malam entah kenapa jadi teringat kejadian beberapa minggu yang lalu-- yang saya rasa harus dituangkan disini, untuk mengingatkan saya beberapa tahun kedepan bahwa dulu sudah pernah diperingatkan akan hal apa yang akan terjadi bila saya tidak merubah kebiasaan yang selalu saya lakukan sekarang.

Jadi, sore hari di kampus beberapa waktu yang lalu saya terjebak hujan dan terpaksa menunggu hujan berhenti untuk bisa pulang. Maklum, saya paling tidak suka membawa payung, jadinya terpaksa saya duduk-duduk sebentar lagi di selasar bersama beberapa teman.

Tidak sengaja dan secara spontan, saya meminta salah satu teman saya yang memang sedang duduk dekat dengan saya untuk meramal tangan saya. Dia memang terkenal bisa meramal dan biasanya tokcer. Saya sih nggak kenal dia, cuma karena ngelihat dia lagi nggak ada kerjaan juga dan pasti tidak bisa menolak permintaan saya, saya berani meminta untuk diramal. Pikir saya sih iseng-iseng aja.

Hasil ramalannya secara keseluruhan bagus. Karir saya sangat bagus, menajadi orang penting dari puluhan perusahaan karena hobi loncat sana-sini. Pendidikan saya juga bagus, dan poin indahnya adalah saya berani mengambil jurusan yang tidak berhubungan dengan ekonomi, jadi mikir saya dewasa nanti memutuskan mengambil apa ya?

Tapi yang bikin sedih adalah ramalan dalam urusan kesehatan. Dia sedih banget pas baca garis tangan saya, katanya terlalu tidak terlihat untuk garis kesehatannya, dia bilang nanti dewasa saya akan terserang penyakit dan terus sakit-sakitan. Dia nggak bilang umur saya pendek atau tidak karena dia bukan tuhan kan. Dan dia lihat, saya terlalu mengutamakan karir diatas kesehatan dan percintaan. Jadinya saya sering sakit karena mementingkan karir yang gemilang. Begitu juga percintaan, walaupun saya akhirnya menikah di usia yang terbilang lumayan tua, saya dinasihati..... berubah dari sekarang.

Oleh karena itu, saya harus bisa berubah!
Saya nggak mau nanti dewasa kaya tapi uangnya habis untuk biaya berobat ke rumah sakit. Saya juga tidak mau menikah dengan orang yang tidak saya cintai. Sedih banget rasanya masa depan nanti. Ah, doakan saja ya sehabis UTS ini saya bisa menepati janji untuk menjaga kesehatan.

Selamat belajar!

13.9.12

Hello and saying good bye, 08

Cukup banyak waktu yang saya habiskan tanpa setitikpun menorehkan tulisan di blog pribadi ini. Padahal kewajiban saya menulis setiap momen hidup biar nanti dewasa tidak lupa (maklum short term akut) malah diabaikan sekian lama.

Banyak banget alasan saya nggak sempat mampir ke sini dan posting beberapa tulisan. Pertama karena begitu banyak hal yang ingin saya ceritakan setiap harinya tapi waktu yang tersedia tidak cukup. Kedua, saya sudah terlalu lelah untuk duduk menyalakan laptop, menyambungkannya dengan internet, dan melakukan berbagai hal selanjutnya even those just need a couple of minutes, bisa membuat saya kelelahan amat sangat. Maklum, kegiatan selama perkuliahan dan non-kuliah begitu banyak menyita tenaga. Dan terakhir, simply just if I had much spare time in campus, there's no coverage supplied me airing online, you know? FEUI entah kenapa miskin banget dengat sinyal merek sim card apapun. Bahkan wifi kenceng cuma ada di beberapa spot. Heran saya jadinya.

Well, short report. Semua rencana trip overseas di semester lalu gagal total, guys. Tidak apa-apa, saya bukan orang yang pantang menyerah karena saya di semester ini sudah mengerti kelemahan saya dari pengalaman yang lalu dan sedang berusaha memperbaiki diri, mempersiapkan diri, dan semoga tahun ini benar-benar bisa kesampean segala goal yang dipasang untuk tahun ini, amin.

angkatan 2008 Universitas Indonesia minggu lalu lulus. Di wisuda. I meant, they will disappear as soon as possible they could. Dan saya pada saat bersejarah itu gagal memberikan bunga matahari yang sudah dibeli jauh-jauh hari, dipesan dengan susah payah, cuma karena nggak tahu orangnya ada dimana dan mudah banget menyerah nyari orangnya. Hati kecil sih bilang 'dia ada disana kali, kayaknya disana' tapi kaki sama badan geraknya malah kemana. Alhasil, setelah lihat foto-foto dia, ternyata kalau ngikutin kata hati kecil, bisa saja saya sudah mempunyai foto bersama dengan dia. Yah, biarlah. Memang bukan jodoh. Sudahlah.

terus apalagi ya. Oh iya, ada perubahan yang sangat besar dibandingkan dengan semester-semester sebelumnya. Semenjak SP kemarin yang ditiadakan, I was no longer living in boarding home. cool isn't it? tapi ya walaupun begitu konsekuensinya capek banget bolak-balik rumah-kampus-rumah setiap hari. Setiap perjalanan menghabiskan waktu dua jam! belum capek karena macet-macetannya, desak-desakkannya, berdiri berjam-jam karena nggak dapat tempat duduk... mengerikan. Tapi apa daya, saya harus mencoba hal ini, Sekalian coba pengalaman baru jadi commuter Jakarta-Depok.

Untuk semester lima yang baru memasuki minggu kedua, masih belum terasa berat banget, tapi jadwal udah padat merayap. Keputusan nggak ngekos makin ke sini makin salah, karena makin berjalannya minggu, sepertinya saya akan semakin malam pulang. Ada banyak proyek yang menggiurkan untuk ditangani, ada begitu banyak lomba yang diminta untuk diikuti, ada begitu banyak hal baru yang menunggu untuk di coba. Terlalu sayang melewatkan hal seperti itu karena hanya ingin cepat pulang dan menghindari macet. Saya lebih prefer macet daripada hilang kesempatan mencoba hal baru atau mendapatkan informasi penting. Jadi, untuk semester ke depan, carilah saya di sekitar BOE, selasar, atau perpustakaan pusat karena disitu begitu banyak hal indah yang bisa didapat.

See you folks when I see you :)

28.7.12

-

Hari ini adalah hari yang panjang, setelah beberapa hari panjang yang berhasil aku lewati dengan lancar dalam bulan suci ramadhan ini.

Akhirnya, satu kegiatan baruku yaitu kerja part time menjadi surveyor berhasil dirampungkan sore ini. Dalam hati, bahagianya luar biasa. Kerja keras bertanya kepada banyak orang dalam seminggu full dalam berpuasa bukanlah hal yang sepele. Tentu saja aku boleh bahagia karena berhasil menyelesaikan target survey.

Selain bahagia, aku juga lelah. Karena sambil berpuasa aku berpanas-panasan bertanya kepada banyak orang di Jakarta. Loncat dari satu kereta ke kereta yang lain, tidak jarang ikut berhimpit-himpit ria dengan mereka.

Lalu malam ini, rasa bahagia bercampur lelah aku utarakan kepada Ibunda. Tapi ternyata hal ini malah membuat suatu permasalahan muncul. Kami bertengkar, aku yang dari dulu tidak pernah mau diam kalau dinasehati dan Ibunda yang selalu merasa benar-- tentu saja bukan teman adu mulut yang harmonis.

Berakhir dengan pukulan berentetan dibadan dan dimuka, aku sudah biasa. Tapi melihat Ibunda marah, menangis, dan berteriak... hatiku teriris sakit. Apa salah dan dosaku sampai membuat wanita yang melahirkanku begitu kesalnya pada diriku?

Hatiku sering sedih. Tidak bisa menangis, juga tidak bisa mengadu kepada siapa-siapa. Karena kalau bercerita, tentu aku harus membela ibuku dan aku haruslah salah dan patuh. Tapi, aku sebagai anak merasa punya hak untuk membela diri apabila diperlakukan dan dikatakan tidak benar. Namun ibu paling tidak suka bila aku melawan perkataannya. Biasanya, aku dipukul dan aku hanya diam. Tidak bisa apa-apa (tentu). Aku lari ke kamar, dan biasanya bercerita di blog/ pasang emote sedih di pm bbm. ha ha.

memang ceritanya agak personal, dan memang kalian semua pasti pernah melakukannya (apa saya saja??) tapi aku akhirnya selalu menyesal kalau menjawab perkataan ibu.

tapi apapun yang terjadi, dia tetaplah ibuku. apapun yang ibu katakan dari mulutnya, aku tetaplah anaknya. aku menangis karena melihat ibu berkata aku bukan anaknya. saat itu, rasanya aku ingin bunuh diri, merasa sudah tidak berguna di dunia dan akhirat.

tapi.. toh saya hanya menangis dan tidak berani bunuh diri juga. semoga esok hari ibu bisa memaafkan saya yang selalu menjawab perkataannya, dan besok-besok bisa diam seribu bahasa selalu.