17.1.12

give up

Hari ini aku belajar banyak arti tentang perjuangan dari Ibuku. Tidak usah diceritakan, tapi kalau digambarkan, sikap pantang menyerah dan kerja kerasku-- aku yakin, mengalir deras dalam darahku dari Ibuku. Sayangnya, sikap sabarku yang lebih menjurus ke bodoh aku dapatkan dari Ayahku. Perpaduan yang membuat diriku kadang terlihat berjuang keras sampai titik darah penghabisan, tapi juga bisa duduk lemas layu terpaku mengatakan sedang dalam mode 'sabar', haha.

Kalau direlasikan ke percintaan (#eeaa). Aku sekarang sudah dalam tahap sabar menunggu. Sudah lelah meraih mengejar terjatuh dan sakit. Juga lelah dikejar ribuan rasa takut dan malu, memendam semuanya sendiri dan kepahitan rasa cemburu.

Anggap sekarang (bukan anggap, tapi sudah begitu) saya menyerah. Wanna be third party, won't join any of part of thing. Kalau lihat yang tersenyum, merayu, menggoda, muka indah, tutur bahasa sopan, pandai, apapun itu, hati saya beku. Mata saya kosong, isi otak dipenuhi kata lelah dan letih.

Lagi-lagi satu tulisan menyerah ya tentang cinta. Bukti jejak realisasi masa depan sepertinya :p

Naifnya Aku

Aku dengan kuasaku, dengan kedua mataku, dan terbatasnya diriku
didalam Aku, ada setinggi puncak gunung Manaslu harapan dan mimpi
kepada sebuah negeri dan diri hakiki,
ketika mereka dibuat oleh Aku yang belia, dalam umur yang penuh dengan torehan idealis

Yang Aku mau hanyalah adanya keindahan dan tidak ada setitik hitam
yang nantinya akan Aku sadari itu hanyalah ilusi, kenaifan seorang Aku

tapi Aku dengan batas kuasaku, terus berjalan lurus ke depan
melakukan apa yang Aku anggap benar, walaupun itu hanyalah bentukkan
kenaifan seorang Aku

Bukan demi keegoisan Aku, tapi demi kebenaran akan negeri melalui diri.

5.1.12

Even it's too late to say it now, but however
HAPPY NEW YEAR 2012 EARTH AND ALL OF CREATURES LIVE ON IT!


Tidak terasa akhirnya semester tigaku sudah di penghujung jalan saja. Terasa begitu cepat dan terasa begitu berat. Terlalu banyak kejadian yang belum diceritakan. Terlalu banyak kenangan dan memori yang rasanya enggan kalau hanya disimpan di pikiran-- karena gue yakin, bakalan terlupakan suatu saat nanti.


Harus berapa kali gue katakan. Alhamdulillah banget bisa masuk dan di terima di UI. Walaupun awalnya sedih banget keterima di Akuntansi (bukannya HI) tapi segala kejadian pasti ada hikmahnya. Menurut gue, gue udah mendapatkan hikmah dari kegagalan rencana yang dahulu gue buat.


Ada banyak orang-orang yang berarti yang mungkin nggak akan gue temui kalau gue nggak ada disini. Mungkin juga gue nggak bertemu orang hebat lainnya karena nggak keterima di HI UI. Tapi well said, gue terlalu bahagia dan terlena ada di dalam sini. Gue menikmati banget bagaimana waktu gue terkikis untuk belajar, bercengkerama, berkepanitiaan, berorganisasi, dan bersosialisasi. Hidup gue penuh warna dan dengan bangga akhirnya gue bisa bilang: my life isn't flat again, anymore :)


Ada temanku yang punya kelebihan bisa membaca masa depan, ada juga yang jago luar biasa dalam caucus memperdebatkan diplomasi. ada yang jago berdebat dalam motion apapun, kerjaannya menang lomba ini itu. Ada juga yang sudah bekerja di staff kepresidenan. Ada yang sibuk dalam tim transisi UI. ada yang bahasa inggrisnya lancar seperti air. Anak duta besar sampai tukang becak ada di sini. Ada yang pintar luar biasa, yang rajin luar biasa juga ada. Yang ganteng cantik pintar dan kaya semuanya ada di sini, plus keunikannya masing-masing. Dalam apapun, gue suka mereka semua, exclude sikap mereka yang kadang bikin sakit hati akibat keegoisan dan ambisi tinggi kita semua, terkadang menutup mata hati.


You know, anak FE terkenal dengan ambi-nya. Makan temennya. Kelihatannya aja santai di luar, nongkrong di kafe mahal tengah malam. Jangan salah, paginya sudah kuliah dengan rajin dan menjadi the most clever student in the class. Banyak kisah seperti itu, dan salah satu temanku ya begitu. Hura-hura 80 harinya, 10 hari berubah menjadi cupu demi nilai A saat ujian. It's fact about us. Kita bangga tapi, itulah slogan kita: buku, pesta, dan cinta!


Setiap hari (dulu mungkin sudah pernah gue ungkapkan) selalu aja ada kejadian yang diluar dugaan. Selalu aja ada kebahagiaan di balik kesedihan. Yah, ketika gue sedih jalan sendirian di koridor selasar atau menuju rumah BOE, ada aja seseorang yang menyapa gue dan akhirnya jalan searah dengan gue. Yah, walaupun sikap gue beberapa waktu terakhir agak mengesalkan karena suatu hal. Resolusi tahun 2012ku, salah satunya, adalah memperbaiki sikap yang satu ini dan memperbaiki apa yang telah diakibatkannya ke teman-temanku. Kata maaf mungkin bukan keluar dari yang salah saja, tapi perlu kata ajaib itu untuk memperbaiki hubungan yang terlalu berharga untuk dibuang karena kesombongan ego. Well said, right? :)


Semakin ke sini juga, gue semakin tercuci otaknya dengan buku-buku pelajaranku yang nikmat untuk dibaca, penuh isi dan keajaiban didalamnya-- yang sayangnya baru gue dalami saat H-1 ujian. Walaupun sistem kebut semalam, walaupun waktu yang gue punya sedikit, gue beneran amaze sama ekonomi. Lingkup ini tuh ajaib, nggak ada sesuatu didalamnya, sebenarnya dia tuh kalah rendah dibandingkan ilmu eksak lainnya, kalau andaikan dahulu kala tidak tercetus adanya uang. Ya, uang dan ekonomi. Uang dan akuntansi. Akuntansi dan gue, Nadya. I don't like it, honestly. But in proccess to understand it.


Banyak yang mau gue ceritakan. Ada begitu banyak hal unil. Semoga lain kali sempat.
Happy new year :"D



23.12.11

Mendekati minggu-minggu UAS di semester tiga. Seriusan nggak kerasa, bentar lagi gue udah mau tingkat tiga aja. Sepertinya ilmu yang gue pelajarin di kuliah masih kurang cukup untuk jadi bekal nanti buat bekerja. Nggak usah muluk-muluk deh, pelajaran yang dipelajari aja masih kurang ngerti-- bahkan kadang nggak sama sekali, cuma demi ujian aja.

Dalam kepenatan kuliah dan kebingungan akan masa depan, gue terus menjalani hari-hari seperti biasanya. Ada banyak perubahan yang gue lakukan, ada banyak jalan baru yang gue tempuh. Gue berusaha merubah diri gue yang dulu menjadi sosok yang baru, yang lebih baik.

Anyway, dua hari yang lalu gue pindah kamar ke yang lebih besar daripada yang lama. tepat bersebelahan dengan teman baruku yang baik dan pengertian, namanya Tammi. Dari dia, gue banyak mengetahui hal-hal baru dan informasi baru. kita setiap hari berdiskusi mengenai banyak hal dan itu membuat wawasan gue bertambah dan kritis. nggak cuma gosip, kita juga mempertanyakan kenyataan yang terjadi pada kita, negara, kampus, dan lainnya.

Berita menggembirakan lainnya, gue mendapatkan anak kucing anggora bermata matahari-- kuning menyala berbentuk sang surya. bulunya belang tiga dan suaranya halus. bibirnya merah muda dan makannya lahap, minta tambah terus. sudah tiga hari bersama gue di kamar baru ini. walaupun sibuk dengan persiapan UAS yang mengerikan, kasih sayang gue tumpah ke anak kucing ini. Rasanya senang bisa belajar mencintai dan menyayangi :)

Sekian dulu ya laporan singkatnya. Doakan UAS gue lancar jaya dan maksimal.
Salam :3

6.12.11

V.L

Olla, Tuesday morning.

Report live from my current condition: I'M VOICELESS!
I have a big big tonsilitis on my throat that I can't speak out normally. It feels hurt so much till' I won't to fall asleep because if I woke up, this feeling will getting much worse.

This condition shouldn't happen if I could controll my way to eat which enter anything on to my mouth.
SO THIS IS IT.
voiceless.

ps: my stories being commitee 34th JGTC will be shared soon, I'm sick now. Hardly to stand this up.

10.11.11

FREAK

Gue kadang berharap ada seenggaknya satu orang yang akan (nantinya) setia di sisi gue. Bukan dalam ikatan pernikahan atau keluarga, bukan juga teman.

Secara pribadi walaupun gue nggak berniat menentang aturan agama, gue nggak mau menikah. Udah gue state beberapa kali di blog ini, setiap tahun. Nggak tahu ada dilemma apa dahulu kala dengan gue, cuma 'mungkin' gue udah muak dan nggak percaya lagi dengan kepercayaan orang-orang yang berwujud palsu (if you knew what I mean).

Sejujurnya, gue nggak interest dengan hubungan romantisme apapun bentuknya. I'm not kind of people who like it. Still, restate that I'm normal. Bisa dibilang freak kesibukan dan terlalu takut diperhatiin orang. masochist dalam artian mental. really I should go to pschyatrist someday.

Tapi yang gue berikan ke orang lain adalah kebalikan dari yang gue inginkan. Gue seneng banget merhatiin seseorang, peduli dengan mereka, tapi udah. segitu aja, no further relation. spreading signal 'wanna make a friend with me' to anyone besides me. anyone! gue gila interaksi sosial, dan kadang merasakan disonansi teramat sangat karena udah trade off dengan waktu yang berharga.

dan sampai sekarang masih 'terlalu peduli' dengan orang yang nggak peduli sama sekali dengan diri gue, mau gue mati kek hidup kek ngapain kek, dia nggak peduli. tapi setiap detik waktu luang berharga yang gue punya, entah kenapa yang gue ketik di bb adalah nama dia. gue yakin ini namanya kutukan. dan gue selalu berusaha ngobatin diri, tapi ya gitu-gitu aja. bolak-balik suka terus benci terus suka lagi.

Yah tapi semua berubah. hampir semua keadaan diatas entah bagaimana caranya kini berangsung-angsur berubah. Walaupun masih belum bisa tertawa lepas di semester tiga ini, gue mau menyusun puzzle kehidupan yang diberikan Allah dengan santai. menikmati diri gue apa adanya dan mau tahu sampai kapan prinsip yang gue pegang ini bisa runtuh (dan siapa yang berhasil meruntuhkannya)

Isn't like a game, huh?

9.11.11

DOCDAYS 2011 and 34th JGTC

Good night, November :)
It’s been ages since I last write on this blog. Too many things went in and went out, took lots of moments of my life.

Rasanya senang banget bisa log in di blogger dan punya waktu untuk menulis sobekan kisah kuliah gue, setelah kemarin-- akhirnya! gue selesai menjalankan mid-test di semester tiga yang subhanallah melelahkan dan makin lama makin complicated.

*Brainstorming sebentar*

Memasuki awal semester kemaren, gue akhirnya memutuskan untuk nggak ambil full sks kuliah dikarenakan kecerobohan gue yang nggak bisa nolak nafsu daftar kepanitiaan. Untungnya, gue memberanikan diri untuk mundur mengikuti tahap seleksi selankutnya dari SEA GAMES, walaupun dengan penyesalan yang amat sangat.

Walaupun SKS udah didrop, walaupun jadwal kuliah udah jadi kosong.. tetep nggak bisa ya seorang anak FEUI gabut. Gue jadi hormat sama mahasiswa/i yang gabung HMAGA (himpunan mahasiswa gabut) yang di FEUI. Gue, personally, waktu tidur 8 jam aja, udah sangat-sangat berarti. Kalau emang bisa tidur selama itu, di hari biasa, biasanya bakalan bangun dengan perasaan bersalah, stress, dan panik. Dan untuk tiga hari kedepan adalah waktu emas gue untuk tidur sepuas-puasnya tanpa merasa bersalah.

Anyway.. nggak juga sih.

Minggu depan, gue akan memulai dua acara penting yang gue panitia-in.

DOCUMETARY DAYS 2011
singkatnya adalah acara kompetisi pembuatan film dokumenter dan pemutaran film-film dokumenter.
Dimulai tanggal 14-15th Nov di auditorium FEUI,18th Nov di CCF Salemba, dan malam penganugerahannya 19th Nov di atamerica, Pacific Place Jakarta.

aren't we great? benar-benar kerja keras banting tulang muter otak buat ngerjain segala urusan kepanitiaan. tapi semuanya dilakukan dengan hati senang, apalagi kalau lihat senin nanti acaranya bakalan bagus dan sukses. Di acara ini gue jadi vice coordinator Sponsorship. benar-benar pengalaman baru dan luar biasa hebat. Jadi punya banyak relasi dan link, bisa ngehandel marketing perusahaan, dan jadi akrab dengan para PI :")

34th JAZZ GOES TO CAMPUS-- Jazz The Way It Is
Nggak usah dijelasin, udah tau apa kan ya? :)
Update terheboh yang bikin gempar adalah betapa memang kerennya panitia acara ini!
You must know it, we CAN bring NOUVELLE VAGUE from France to perform on our stage!
Great? Ya kaaaan. walaupun sangat sibuk sebagai Jazz Communion yang ngurusin roadshow ke Bandung dan Lampung, walaupun dosen koperasi gue, Bu Suyanti marah-marahin gue kenapa ikut acara jazz, gue nggak masalah. It was worth even one second.

 --------------
Jadi, tanggal 13 nanti sampai akhir minggu gue akan jadi dual agent. Acara roadshow dan DocDays dimulai berbarengan. Gue harus stay di Bandung karena itu adalah main event divisi gue dan syukurlah di docdays gue hanya orang di balik layar. Tapi nggak pengen ninggalin DocDays setelah ngelihat sinopsis film-film yang akan diputar besok senin. Ini ulasan sinopsis yang akan ditayangkan di Screening In FEUI

SINOPSIS FILM
SCREENING IN DAY 1
14th NOVEMBER 2011
Pluralism Within The Culture
  • God is Love (75”)
Karena Tuhan adalah cinta, dan memang ada di tiap diri manusia. Menceritakan tentang perjalanan cinta pasangan suami istri  bernama Ali Aulia dan Jacky Veimilawaty. Alia beragama Islam, sedangkan Jacky dibesarkan oleh ayah yang seorang Hindu dan ibu yang seorang Katolik. Dengan pembelajaran yang begitu panjang untuk saling memahami, menghormati dan menghargai perbedaan satu sama lain dan tentunya juga meyakinkan keluarga besar serta kayakinan yang begitu kuat akhirnya mereka pun dapat menikah dengan tiga tata cara keyakinan.

  • Trunyan, Scent of Dead (22")
Kehidupan Pulau Trunyan di Bali begitu unik dan memiliki intrik tersendiri. Ketika mayat yang lazimnya dikubur atau dikremasi hanya dibaringkan dibawah pohon yang mengeluarkan wangi, pohon , dan asal-usul dibalik kebiasaan ini.

  • Kala Lereina (14")
Kala Lereina lahir dari kedua orang tua yang berbeda agama. Ayahnya adalah umat Islam yang merupakan sosok yang dominan dan membenci orang Yahudi, sementara Ibunya adalah pemeluk agama Kristen yang mengikuti tradisi orang Yahudi. Kala sendiri beragama Islam seperti ayahnya, tetapi ia terbebani oleh oleh perbedaan latar belakang kedua orang tuanya, antara dominasi sang ayah dan tradisi Yahudi yang kental terhadap ibunya.

  • Selaq (7")
Selaq adalah ilmu hitam dari Lombok, yang dikategorikan sebagai ilmu syirik. Film ini menceritakan mengenai pendapat masyarakat sekitar mengenai makna sesungguhnya dari Selaq. Menurut Anda sendiri, apa itu Selaq?



  • Poo Tae He (10")
Kelenteng Cina di Surabaya ini adalah potret nyata bahwa tradisi dan kebudayaan tidak akan lekang dimakan waktu. Walau ia adalah klenteng Cina, kelenteng ini rutin mengadakan pementasan wayang setiap minggunya, meski tanpa penonton.

  • Alkisah di Ampel (15")
Dinamika kehidupan di Ampel yang terdiri dari berbagai macam etnis dan ras. Perdebatan dan beda pendapatan kerap terjadi, namun proses sosialisasi tetap terjalin harmonis.

SCREENING IN DAY 2
15th NOVEMBER 2011
P.U.R.E (Pluralism, Unity, Respect and Empathy)
  • Indonesia Bukan Negara Islam (10")
Bagi dua siswa SMA Kanisius yang beragama Islam, kehidupan di sekolah normal-normal saja, hampir tidak ada diskriminasi agama di sana dan tidak membawa pengaruh yang besar. Tetapi melihat aksi organisasi-organisasi radikal seperti FPI, mereka pun angkat bicara. Mereka menyatakan ketidaksetujuan mereka terhadap aksi-aksi yang mereka lakukan hingga seolah-olah Indonesia menjadi negara Islam.

  • Jakarta Kota Gue!!! (17")
Inilah Jakarta dari sudut pandang seorang Jakmania. Menurutnya, orang-orang Jakarta datang dari suku bangsa yang berbeda dan dalam Liga Indonesia mereka lebih mendukung tim dari suku bangsa mereka. Karena itu dibutuhkan sebuah alat pemersatu bagi mereka yang tinggal di Jakarta dari berbagai suku bangsa, dan itu adalah Persija.

  • Nyadran Ala Sorowajan (22")
Warga Desa Sorowajan dikenal rukun antar umat beragama. Setiap bulan, warga berkumpul untuk berdoa dan diikuti makan bersama. Mereka bisa dijadikan contoh untuk kita sebagai umat beragama.

  • Aku ya Aku (5")
Sherly Cancerita, wanita keturunan Tamil yang besar di Medan. Menceritakan bagaimana ia hidup ditengah multikulturalisme Medan dan persepsi terbatas orang-orang di sekitarnya mengenai latar belakang dirinya.

  • Oase (10")
Berisi kumpulan dokumentasi dari sejumlah tokoh agama seperti Pendeta Paulus Hartono (Ketua FPLAG Al Munawar), film ini bercerita  mengenai pluralisme agama. Mereka mengungkapkan pendapat mereka tentang pluralisme agama dan kenyataannya pada zaman sekarang.

  • Makan Yuk Makan (7") 
                Apa yang ada di benak teman-teman Chandra, seorang Cina yang Kristen, ketika Chandra          menjamu mereka di meja makan.

  • Entah (5")
Sherlin, gadis remaja berayah Buddha-Cina dan beribu Hindu-India. Diminta oleh orang tuanya untuk memilih agama mana yang akan ia anut, apa pilihan Sherlin?

  • Aku Indonesia (4")
Seorang Cina yang bangga dengan identitas ke-Indonesia-annya. Walau sering mengalami diskriminasi atas identitasnya ini, ia tidak malu dan tetap memproklamirkan diri sebagai seorang Cina yang Indonesia.

  • Bilal (4")
Adzan adalah panggilan bagi kaum Muslim untuk memulai shalat lima waktu. Dan adzan bisa dilakukan oleh siapa saja, bukan?

  • Minority in Minority (24")
Tidak mudah menjadi minoritas dalam minoritas. Sebagai Tionghoa muslim, ketika mereka menonjolkan ke-Tinghoa-an mereka, mereka akan dikucilkan masyarakat. Di lain pihak, ketika mereka menampilkan keislamannya, mereka akan dikucilkan keluarga. Bagai memakan buah simalakama.

  • Sahabat di Perbatasan Pagi (14")
Dua karib yang mengabaikan perbedaan ideologi. Dua karib yang nasionalis dan komunis. Bagaimana kehidupan mereka di masa-masa kelam PKI, dan bagaimana ketika akhirnya persoalan ideologi ini tak bisa lagi mereka abaikan.

  • Sudah Bukan Cina (10")
Warga Indonesia keturunan etnis Cina di Jepara mengungkapkan pendapat mereka ketika dipanggil “Cina”. Ada yang terhina, ada yang biasa saja, bahkan ada yang merasa dirinya memang orang Cina. Diperlihatkan juga pandangan terhadap orang keturunan etnis Cina.

  • Kelasku harmoni ( 18”)
Keberagaman suku, warna kulit dan agama tak lepas dari keseharian siswa kelas II Hasanuddin SD Karuna Dipa Palu. Dibantu oleh Ibu Sin (Sendow CH. Sumanpaouw), selaku walikelas,bersama mereka saling bahu membahu membangun nilai-nilai harmoni dalam kehidupan mereka setiap harinya melalui Pendidikan Harmoni. Perbedaan bukanlah soal, karena harmoni diri, harmoni sesama, dan harmoni alam itulah jalan yang mereka pilih.

 Nggak sabar nonton DocDays ya? gratisan loh ini. Kalau mau tau cara daftarnya check timeline @DocDays2011

Nggak mau ketinggalan kesempatan nonton murah Nouvelle Vague dan Glen Fredly dan Idang Rasjidi dan... lain-lainnya? Atau kamu belum tau kalau beli tiket pre-ordernya bakalan dapat kesempatan memenangkan tiket PP JKT-AMSTRDAM dan tiket PP JKT-BALI ??
Kemana aja lo. Cepetan order tiketnya ke gue ya, just mention @inconnukoma. Sebelum ke-ha-bi-san.


Adios fellas.
Best hug from me.



8.10.11

Presale tickets 34th JGTC: Jazz The Way It Is

Just, counting, 56 days left to 'the day'. Yup, 34th JGTC will be held on 4th December at campus ground Faculty of Economic UI.

The line up artis(s), as far from now are:
- Glenn Fredly
- Park Drive
- Barry Likumahuwa Project
- Idang Syndicate
- Kunokini
- Sketsa
- Projecthree
- LLW (Indra Lesmana, Barry Likumahuwa, Sandy Winarta)
- Andre Harihandoyo
- Chaseiro
- Komunitas Jazz Bandung
- BSO Band FEUI

What do you waiting for? Grab the tickets fast, PRE-SALE for OCTOBER: only IDR 37K.
You can contact me via twitter: @inconnukoma or facebook: Nadya Restu Mayestika.
Wherever you live*, the tickets will be on your hand.

Remember, only this October. November (42K) and December (50K) will have different price, and of course it will be more expensive.

Then, see you on my campus, people :)

2.10.11

1st

It's already October, bahkan sudah 2nd.

And now I'm miserable with my stuff. Kepanitiaan, organsasi, tugas dari dosen-dosen, memenuhi kepala gue.
Itu semua, benar-benar, membunuh gue perlahan-lahan. Kesibukan dan suara-suara mereka yang memenuhi kepala gue.

Walaupun begitu, nggak ada tempat-- no space buat something unimportant such as think about someone.

Doakan saja, oktober yang tanpa tanggal merah membuatku tetap kuat.

Hamasah, dari Depok!

25.9.11

Failed being a poetriest

Perjalanan menuju rumahku dari Depok berwujud banyak hal dari setiap langkah yang kulalui.

Nasihat dan doa mama sebelum aku melangkahkan kaki di hari pertama setiap minggu, kadang tidak aku sadari, menjadi penyemangat dan kekuatanku menghadapi kerasnya perjuangan batinku di sana.

Berusaha sekuat tenaga memutar roda nasib melalui buku-buku berbahasa asing, menahan rasa penyesalan setiap melihat kenyataan tentang kekalahan, letih akibat terkurasnya tenaga dan energi otak, waktu tidurmu yang terkorban demi masa depan, aku tumpuk di satu ruangan di sudut hati.

Hari ke enam menjelang tujuh, aku rela membelah lautan besi beroda empat dan dua menggunakan sisa tenagaku, mengambil kembali energi dari sumbernya; masakanmu, senyumanmu, nasihatmu, tawamu, adik-adikku, dan hadiah kecilmu.

Tapi kadang, kegetiran dan kepenatan dalam ruangan kecil di sudut hatiku memberontak keluar. Memuncratkan isi pahitnya didepanmu, didepan sumber-sumber energiku. Walaupun aku tahu itu salah, dan itu memang salah, hanya dirumahlah aku dapat sepenuhnya jujur. Walaupun bukan dalam cara yang benar, dan terlalu emosional, labil.

Tapi, kalian selalu tidak pernah bosan, tampaknya mengerti mengapa aku meledak. Walaupun lingkaran kesal-senang-kesal-senang diantara kita membuat muak, desiran dan arus cairan merah dalam diri aku, kamu, membuat aku tenang.

Aku. Enggak. Sendiri.

ada satu tiang yang bisa aku jadikan tumpuan diantara tiang kokoh yang ada di atas sana.
Ya siapa lagi kalau bukan kalian, keluargaku tercinta.

Maaf ya marah-marah terus kalau lagi stress.
Deeply inside me, I truly love you all. xoxo

18.9.11

1st week 3rd term

Hi people around the world!
Today is the second week of third semester. Sorry for lack of post recently because started from last monday, I prepared for orientate-fresh graduated of Seni Gerak Budaya (SGB) and Badan Otonom Economica (BOE) stand. For SGB, I must trained my self every evening for dance bidjeh dance from Aceh with three others friends and six other whom dance Bajidor and Bali dance. It was tiring and waste much of my energy.

But yesterday after we performed front of all fresh-graduate 2011 FEUI, it was spectaculer! we did not feel tired anymore. and after that in the noon we stood up in front our stand and promote SGB.

Before that, in the morning, I act as external affair from BOE and shouted out our name: BOE! to all people who wear yellow jackets (red: the fresh graduated people) for come and see our room to know more abot "What is BOE'. It was so much fun! and tiring, of course.

still, in the evening I met up with my cooperation group to discuss about our tasks and presentation, not forget to do my priority after so much activity, right?

That's all my summary for this week. Bismillah for the next week, hope I can manage my money more efficiently.

End.

Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
Kesedihan yang selalu aku bawa saat melewati tempatmu, bis kuningku yang berbelok ke arah fakultasmu, dan ketidaktahuanmu yang perlahan-lahan menyiksaku.

Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
Perjuangan keras yang terpatri di setiap heningmu, langkah gontaimu di setiap malam sunyi, dan bunyi gesekan buku dan kertas diktat kuliahmu membuat aku kuat bertahan.

Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
Keikhlasan bukanlah hal yang mudah didapatkan, apalagi dilakukan. Dirimu yang bukan milikku kapan saja bisa menjadi milik seseorang. Aku yang hanya menunggu di belakang, pasrah melihatmu berjalan tegap menyongsong masa depan cerah.

Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
Bahwa, aku bukanlah yang terbaik untuk dirimu yang terindah akhlaknya, budi pekertinya. Bahwa aku ikhlas melupakanmu, melewatimu dalam hening, tanpa menengok bagaimana kabarmu kini.

Mengenalmu membuat aku tersadar akan beberapa hal.
diriku tidak pantas untukmu.

Terima kasih banyak kak, aku belajar banyak hal selama ini.
Salam kasihku, untukmu.

Seseorang yang mahsyur namanya, dan kepribadiannya.
Doaku menyertaimu.